Konten dari Pengguna

Penyebab Amandel Bengkak dan Cara Mengobatinya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab amandel bengkak. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab amandel bengkak. Foto: Pexels.com

Amandel yang membengkak kerap menimbulkan rasa tak nyaman pada tenggorokan. Amandel atau disebut tonsil, merupakan dua kelenjar kecil yang terletak di sisi belakang tenggorokan dan berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Namun, tonsil sendiri dapat terinfeksi oleh virus atau bakteri sehingga menyebabkan peradangan. Ketika terjadi infeksi, amandel akan membengkak, disertai demam, sakit kepala, kesulitan menelan, hingga bau mulut.

Meski umumnya tak berbahaya, kondisi ini bisa sangat mengganggu dan bisa menimbulkan masalah kesehatan lainnya jika dibiarkan terlalu lama. Karena itu penting untuk mengenal penyebab amandel bengkak dan cara pengoabtan yang tepat.

Penyebab Amandel Bengkak

Ilustrasi anak sakit amandel. Foto: Shutterstock

Ada banyak faktor yang menyebabkan amandel bengkak. Mengutip laman Cleveland Clinic dan buku berjudul Sinyal Bahaya dari Tubuh yang ditulis oleh Sheila Wijaya, penyebab amandel yang umum antara lain sebagai berikut.

1. Infeksi Virus

Sebagian besar kasus amandel bengkak disebabkan oleh infeksi virus, seperti virus flu biasa. Umumnya, orang yang terkena infeksi virus memiliki gejala lebih ringan daripada mereka yang menderita infeksi bakteri.

Gejala infeksi virus dapat meliputi demam ringan, pilek, sakit tenggorokan, dan kelelahan. Bila pembengkakan amandel sudah terlalu besar, kondisi ini bisa menganggu jalannya pernapasan.

2. Infeksi Bakteri

Penyebab lain yang cukup umum adalah infeksi bakteri, terutama bakteri Streptococcus pyogenes (streptokokus grup A). Jenis bakteri ini juga menjadi penyebab radang tenggorokan.

Infeksi bakteri biasanya lebih parah dibanding infeksi virus. Tonsilitis bisa bersifat akut yang berlangsung beberapa hari hingga minggu. Sementara pada kondisi kronis, infeksi dapat terjadi berulang atau bertahan lebih lama.

3. Faktor Makanan

Makanan yang banyak mengandung bahan pengawet, perasa, pemanis buatan, pewarna kimia, serta makanan pedas menjadi salah salah satu faktor umum yang dapat menyebabkan peradangan pada amandel.

4. Kurang Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut

Kebersihan mulut yang buruk juga berperan dalam memicu pembengkakan amandel. Kuman dan bakteri yang berkembang biak di mulut karena jarang menyikat gigi atau tak membersihkan lidah secara rutin.

Baca Juga: 8 Penyebab Tenggorokan Sakit Saat Menelan yang Cukup Umum

Cara Mengobati Amandel Bengkak

Ilustrasi penyebab amandel bengkak. Foto: Pexels

Berikut beberapa perawatan maupun penanganan yang bisa dilakukan untuk mengobati amandel yang bengkak.

1. Perbanyak Minum Air Putih

Pastikan tubuh tubuh terhidrasi dengan baik untuk membantu meredakan peradangan dan mencegah iritasi tenggorokan. Selain itu, pasien dianjurkan untuk beristirahat dengan cukup supaya tubuh cepat pulih.

2. Berkumur dengan Air Garam Hangat

Larutan air garam dapat membantu meredakan nyeri dan membunuh kuman di tenggorokan. Campurkan satu sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur beberapa kali sehari.

3. Minum Obat Antibiotik

Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Penting untuk mengonsumsi antibiotik hingga habis meski gejalanya sudah membaik, agar infeksi benar-benar sembuh dan tak kambuh.

4. Konsumsi Obat Pereda Nyeri

Untuk meredakan gejala, penderita bisa menggunakan obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol. Obat ini akan membantu mengurangi nyeri tenggorokan dan menurunkan demam.

5. Operasi Tonsilektomi

Jika pembengkakan amandel terjadi terus-menerus atau gejala semakin memburuk, dokter mungkin menyarankan tindakan operasi pengangkatan amandel atau tonsilektomi.

(SA)