Konten dari Pengguna

Penyebab Gigi Keropos di Usia Muda dan Cara Mencegahnya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab gigi keropos di usia muda. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab gigi keropos di usia muda. Foto: Pexels.com

Kesehatan gigi sering kali luput dari perhatian. Kurangnya kesadaran akan perawatan gigi dapat memicu berbagai masalah, salah satunya adalah gigi keropos di usia muda. Kondisi ini cukup umum terjadi dan tak hanya pada anak-anak serta remaja, tetapi juga orang dewasa.

Gigi yang mulai keropos di usia muda bukan hanya mengganggu penampilan, tetapi juga bisa berdampak serius terhadap kesehatan. Jika tak segera ditangani, kerusakan ini dapat menyebabkan rasa nyeri, ketidaknyamanan, bahkan infeksi yang lebih parah.

Lalu, apa yang menyebabkan gigi bisa keropos di usia muda? Artikel ini akan mengulas secara lengkap faktor-faktor yang berperan dalam kerusakan gigi dan langkah-langkah untuk mencegahnya.

Penyebab Gigi Keropos di Usia Muda

Ilustrasi penyebab gigi keropos di usia muda. Foto: Pexels.com

Dalam laman Mayo Clinic disebutkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan gigi keropos di usia muda, di antaranya sebagai berikut.

1. Konsumsi Gula dan Asam Berlebihan

Salah satu penyebab utama gigi keropos adalah konsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula dan bersifat asam, seperti permen, soda, jus, kue, biskuit, keripik, dan camilan manis lainnya.

Makanan yang mengandung gula dapat menarik bakteri di mulut. Ketika bakteri memproses gula, mereka menghasilkan asam yang dapat mengikis enamel gigi. Lama-kelamaan, ini bisa membuat gigi mudah keropos.

2. Mulut Kering

Air liur berperan penting dalam mencegah kerusakan gigi dengan cara membersihkan sisa-sisa makanan di mulut dan membantu melawan asam yang diproduksi oleh bakteri.

Ketika produksi air liur berkurang, karena stres, konsumsi obat-obatan tertentu, atau dehidrasi, risiko gigi keropos meningkat secara signifikan.

3. Faktor Genetika

Genetika juga ikut menentukan kecenderungan seseorang mengalami kerusakan gigi. Beberapa orang mungkin memiliki struktur email yang lebih tipis sehingga membuatnya lebih rentan terhadap keropos meski sudah dirawat dengan baik.

4. Tak Menyikat Gigi dengan Benar

Menyikat gigi bukan sekadar aktivitas rutin, tetapi harus dilakukan dengan teknik yang tepat. Jika tak menyikat gigi dengan benar, sisa makanan dapat membentuk plak. Penumpukan plak ini dapat dengan cepat menyebabkan gigi keropos.

5. Penyakit Tertentu

Beberapa kondisi medis seperti GERD, gangguan makan seperti bulimia dan anoreksia bisa menyebabkan gigi keropos lebih cepat. Pada penderita GERD, asam lambung yang naik ke mulut dapat mengikis enamel. Sementara itu, gangguan makan juga dapat menghambat produksi air liur.

Baca Juga: Apakah Umur 20 Tahun Masih Bisa Tumbuh Tinggi? Ini Penjelasannya

Cara Mencegah Gigi Keropos di Usia Muda

Ilustrasi cara mencegah gigi keropos di usia muda. Foto: Pexels.com

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah gigi keropos di usia muda, antara lain.

1. Menjaga Kebersihan Mulut Sejak Dini

Kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak dini dapat membantu melindungi gigi dari kerusakan. Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi berfluorida, serta sikat gigi dua kali sehari. Gunakan juga benang gigi untuk membersihkan sela-sela yang tak terjangkau sikat.

2. Pola Makan yang Sehat

Kurangi konsumsi makanan tinggi gula yang dapat meningkatkan risiko gigi keropos. Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi makanan seimbang yang terdiri dari buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian utuh, dan produk susu untuk menjaga kesehatan gigi.

Selain itu, pastikan minum air putih secara cukup akan membantu menjaga produksi air liur tetap optimal.

3. Jadwalkan Pemeriksaan Gigi Rutin

Pemeriksaan rutin ke dokter gigi sangat penting untuk mendeteksi tanda awal gigi keropos dan mencegah kerusakan gigi. Sebaiknya kunjungi dokter gigi setiap enam bulan sekali.

(SA)