Konten dari Pengguna

Penyebab Katarak di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab katarak di usia muda. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab katarak di usia muda. Foto: Pexels.com

Katarak sering kali dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang orang lanjut usia. Namun, katarak juga bisa dialami oleh orang yang masih muda karena berbagai faktor.

Penyakit katarak sendiri merupakan gangguan penglihatan karena lensa mata keruh sehingga menghambat masuknya cahaya ke retina. Seiring waktu, kekeruhan tersebut dapat membuat penglihatan menjadi buram, bahkan menyebabkan kebutaan pada kasus yang parah.

Kondisi ini biasanya terjadi seiring bertambahnya usia, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh sebab lain seperti cedera atau kondisi medis lainnya. Simak pembahasan selengkapnya mengenai penyebab katarak di usia muda pada artikel berikut.

Penyebab Katarak di Usia Muda

Ilustrasi penyebab katarak di usia muda. Foto: Unsplash.com

Mengutip buku berjudul Mengenali Keluhan Anda karya Ayustawati, beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena katarak di usia muda, antara lain, sebagai berikut.

1. Faktor Genetik

Salah satu penyebab umum katarak di usia muda adalah faktor genetik. Jika seseorang memiliki riwayat keluarga yang mengalami katarak di usia muda, risikonya untuk mengalami hal yang sama menjadi lebih tinggi.

2. Paparan Sinar UV Berlebihan

Mata yang terlalu sering terpapar sinar ultraviolet (UV) secara langsung dalam waktu lama tanpa adanya perlindungan dapat merusak lensa mata.

Inilah mengapa penggunaan kacamata hitam sangat dianjurkan ketika sedang berada di tempat yang sangat banyak pancaran sinar matahari, misalnya, di pantai.

3. Kondisi Kesehatan

Penderita kondisi kesehatan kronis, seperti penyakit kencing manis, tekanan darah tinggi, obesitas, kelainan mata miopi, bisa meningkatkan risiko katarak di usia muda.

4. Cedera atau Trauma pada Mata

Lensa mata yang pernah mengalami benturan keras atau cedera langsung pada mata dapat merusak lensa dan mempercepat pembentukan katarak.

Trauma fisik seperti kecelakaan, terkena serpihan material tajam, atau luka bakar kimia bisa mempercepat proses kekeruhan pada lensa mata.

Baca Juga: Terapi Mata Minus Secara Alami dan Medis

5. Merokok dan Konsumsi Alkohol

Gaya hidup tak sehat seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan turut mempercepat penuaan pada mata. Kedua hal ini bisa memicu terbentuknya katarak di usia muda.

6. Penggunaan Obat-obatan Tertentu

Beberapa jenis obat, terutama kortikosteroid, obat penurun kolesterol, obat-obat hormon, diketahui bisa memicu perkembangan katarak. Konsumsi dalam waktu lama tanpa pengawasan medis dapat merusak lensa mata secara perlahan.

7. Kekurangan Nutrisi Penting

Kurangnya asupan vitamin dan mineral tertentu bisa menurunkan ketahanan alami mata terhadap kerusakan. Lensa mata sangat bergantung pada nutrisi untuk mempertahankan transparansinya

Untuk itu, setiap orang sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan seperti vitamin C, A, dan E supaya membantu menghambat kerusakan lensa yang disebabkan radikal bebas.

8. Infeksi Saat Kehamilan

Pada bayi, katarak bisa muncul sejak lahir akibat infeksi yang dialami ibu selama kehamilan, khususnya rubella. Infeksi ini bisa menyebabkan terjadinya katarak kongenital pada anak yang dilahirkan. Katarak bisa muncul di salah satu atau kedua mata anak.

(SA)