Konten dari Pengguna

Penyebab Obesitas pada Anak dan Cara Mencegahnya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak obesitas. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak obesitas. Foto: Shutterstock

Obesitas pada anak menjadi salah satu masalah kesehatan yang terus meningkat di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Adapun penyebab obesitas pada anak sendiri cukup beragam.

Jika dibiarkan, obesitas pada anak berisiko menyebabkan berbagai penyakit serius seperti diabetes tipe 2, hipertensi, gangguan jantung, hingga masalah psikologis seperti rendahnya rasa percaya diri.

Simak terus artikel ini untuk mengetahui informasi lengkap mengenai faktor yang menyebabkan obesitas pada anak, serta langkah-langkah pencegahannya.

Penyebab Obesitas pada Anak

Ilustrasi anak obesitas. Foto: Shutterstock

Dikutip dari Wolrd Health Organization (WHO), obesitas pada anak terjadi ketika anak memiliki indeks massa tubuh (IMT) di atas batas normal untuk usianya.

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan obesitas pada anak, baik dari segi gaya hidup, lingkungan, maupun kondisi medis. Berikut adalah beberapa penyebab utamanya.

1. Pola Makan Tidak Sehat

Salah satu penyebab utama obesitas adalah konsumsi makanan tinggi kalori dan rendah gizi. Anak-anak yang sering mengonsumsi makanan cepat saji, makanan manis, minuman bersoda, dan camilan tinggi lemak akan mengalami peningkatan berat badan yang cepat.

Kebiasaan makan sambil menonton televisi atau bermain gawai juga bisa membuat anak tak sadar telah makan berlebihan.

2. Kurang Aktivitas Fisik

Anak-anak yang cenderung kurang bergerak umumnya terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar (TV, tablet, ponsel). Padahal, aktivitas fisik sangat penting untuk membakar kalori dan menjaga keseimbangan energi dalam tubuh. Kurangnya olahraga menjadi penyebab obesitas yang sering diabaikan.

3. Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga

Jika orang tua memiliki riwayat obesitas, anak juga berisiko lebih tinggi mengalami kondisi yang sama. Genetik memengaruhi cara tubuh menyimpan lemak dan mengatur metabolisme. Namun, genetik bukan satu-satunya faktor, lingkungan, dan gaya hidup keluarga juga berperan besar.

4. Faktor Psikologis dan Emosional

Beberapa anak makan secara emosional sebagai respons terhadap stres, kebosanan, atau perasaan cemas. Kebiasaan ini bisa memicu makan berlebihan tanpa merasa lapar. Lingkungan keluarga yang kurang suportif juga bisa membuat anak menjadikan makanan sebagai pelarian.

5. Kurangnya Edukasi Gizi

Banyak orang tua yang belum memahami pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang untuk anak. Kurangnya pemahaman ini menyebabkan pemberian makanan yang tak sesuai dengan kebutuhan nutrisi anak, seperti terlalu banyak karbohidrat atau lemak, dan minim serat.

6. Kondisi Medis Tertentu

Walau jarang, beberapa kondisi medis seperti gangguan hormon (hipotiroidisme), sindrom Cushing, atau efek samping obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan obesitas pada anak. Namun, sebagian besar kasus disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat.

Baca Juga: 5 Dampak Anak Tidak Imunisasi yang Perlu Diketahui Orang Tua

Cara Mencegah Obesitas pada Anak

Ilustrasi anak obesitas. Foto: Shutterstock

Setelah mengetahui penyebab obesitas pada anak, langkah berikutnya adalah melakukan pencegahan. Berikut cara mencegah obesitas pada anak menurut American Academy of Pediatrics.

  1. Ajarkan anak pola makan sehat sejak dini: perbanyak sayur, buah, protein, dan kurangi gula serta makanan olahan.

  2. Dorong anak untuk aktif bergerak minimal 1 jam setiap hari.

  3. Batasi waktu penggunaan gawai dan layar maksimal 2 jam sehari.

  4. Jadikan waktu makan sebagai momen keluarga, bukan waktu sambil menonton atau bermain.

  5. Berikan edukasi tentang pentingnya kesehatan dan gaya hidup seimbang.

(NDA)