Konten dari Pengguna

Penyebab Susah Hamil dan Solusinya yang Bisa Dilakukan

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi susah hamil. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susah hamil. Foto: Shutterstock

Kehamilan adalah impian pasangan yang telah menikah. Namun, tak sedikit pasangan yang harus menunggu bertahun-tahun sebelum akhirnya bisa memiliki buah hati.

Menurut World Health Organization (WHO), pasangan dikatakan mengalami infertilitas jika belum juga hamil setelah satu tahun berhubungan seksual secara rutin tanpa alat kontrasepsi.

Penyebab susah hamil sendiri pun sangat beragam. Apa saja? Simak terus artikel ini untuk mengetahui hal-hal yang membuat pasangan suami istri tak kunjung dikaruniai buah hati.

Penyebab Susah Hamil

Ilustrasi susah hamil. Foto: Shutterstock

Mengetahui penyebab susah hamil secara dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Merujuk WebMD, berikut beberapa faktor yang bisa menyebabkan pasangan suami istri sulit mendapatkan anak.

1. Gangguan Ovulasi

Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium. Jika ovulasi tak terjadi secara rutin atau tidak sama sekali, peluang pembuahan akan menurun drastis. Penyebab gangguan ovulasi bisa karena:

  • Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).

  • Ketidakseimbangan hormon.

  • Berat badan terlalu rendah atau terlalu tinggi.

  • Stres kronis.

2. Gangguan Tuba Falopi

Tuba falopi berfungsi mengantar sel telur menuju rahim. Jika tuba falopi tersumbat atau rusak, sel telur tak akan bertemu sperma. Kondisi ini bisa disebabkan oleh:

  • Infeksi panggul.

  • Endometriosis.

  • Riwayat kehamilan ektopik.

3. Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika jaringan dinding rahim tumbuh di luar rahim. Hal ini bisa menyebabkan peradangan, jaringan parut, dan gangguan ovulasi.

4. Masalah Rahim

Kelainan pada rahim seperti mioma, polip rahim, atau bentuk rahim yang abnormal bisa menghambat implantasi embrio atau menyebabkan keguguran berulang.

5. Gaya Hidup

Tak hanya masalah medis, gaya hidup juga berpengaruh besar pada kesuburan. Berikut beberapa gaya hidup yang bisa menyebabkan susah hamil:

  • Stres berkepanjangan yang mengganggu keseimbangan hormon.

  • Pola makan tidak sehat, kekurangan nutrisi penting seperti zinc, vitamin D, asam folat, dan omega-3.

  • Kurang olahraga atau justru olahraga ekstrem yang menurunkan fungsi reproduksi.

  • Paparan polusi dan bahan kimia di tempat kerja atau lingkungan.

Baca Juga: 8 Buah Penghilang Mual saat Hamil yang Baik Dikonsumsi

Cara Mengatasi Susah Hamil

Ilustrasi susah hamil. Foto: Shutterstock

Jika kamu atau pasangan mengalami kesulitan untuk hamil, jangan putus asa. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan berdasarkan informasi dari Mayo Clinic:

  1. Konsultasi dengan dokter spesialis kandungan atau andrologi untuk memeriksakan kesuburan.

  2. Perbaiki pola hidup dengan makan sehat, rutin berolahraga, dan istirahat cukup.

  3. Kelola stres dengan meditasi, yoga, atau konseling.

  4. Hindari alkohol, rokok, dan zat adiktif lainnya.

  5. Cek masa subur dan lakukan hubungan seksual secara rutin saat ovulasi.

  6. Pengobatan hormonal atau terapi kesuburan jika ditemukan gangguan medis tertentu.

  7. Program bayi tabung (IVF) jika kehamilan secara alami belum berhasil.

(NDA)