Konten dari Pengguna

Perbedaan Antigen dan Antibodi dalam Sistem Imun Tubuh

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi antibody. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi antibody. Foto: Unsplash.com

Sistem imun merupakan benteng pertahanan tubuh terhadap serangan berbagai zat asing, seperti virus, bakteri, dan parasit. Dalam proses kerjanya, sistem imun melibatkan dua komponen penting, yaitu antigen dan antibodi.

Antigen dan antibodi juga memiliki perbedaan yang sangat mendasar baik dari segi struktur, fungsi, maupun perannya dalam tubuh. Dalam uraian di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai perbedaan antigen dan antibodi.

Apa Itu Antigen?

Ilustrasi antigen. Foto: Unsplash.com

Mengutip Healthline, antigen adalah zat asing yang masuk ke dalam tubuh dan memicu respons imun. Antigen bisa berasal dari luar tubuh (eksogen), seperti virus, bakteri, racun, atau serbuk sari, maupun dari dalam tubuh (endogen), seperti sel kanker atau jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.

Antigen memiliki struktur molekul tertentu, biasanya berupa protein atau polisakarida yang dikenali oleh sistem imun sebagai "bukan bagian dari tubuh". Tubuh kemudian merespons keberadaan antigen dengan memproduksi antibodi untuk menyerang atau menetralkannya. Beberapa contoh antigen:

  • Protein pada permukaan virus (misalnya, protein spike pada virus COVID-19).

  • Toksin yang dihasilkan bakteri (seperti tetanus).

  • Sel darah asing saat transfusi.

  • Vaksin yang mengandung partikel antigen buatan.

Baca Juga: 5 Perbedaan Rhinitis dan Sinusitis, Apa Saja?

Apa Itu Antibodi?

Ilustrasi antibody. Foto: Unsplash

Merujuk Cleveland Clinic, antibodi (disebut juga imunoglobulin) adalah protein berbentuk Y yang diproduksi oleh sel B dalam sistem imun sebagai respons terhadap keberadaan antigen. Tugas utama antibodi adalah mengenali, menempel, dan membantu menetralkan atau menghancurkan antigen.

Antibodi sangat spesifik karena hanya mengenali satu jenis antigen berdasarkan struktur permukaannya. Inilah yang membuat sistem imun begitu efisien dalam mengenali dan melawan berbagai jenis patogen yang berbeda. Jenis-jenis antibodi antara lain:

  • IgG: Jenis yang paling umum, memberikan perlindungan jangka panjang.

  • IgA: Banyak ditemukan di cairan tubuh seperti air liur dan air mata.

  • IgM: Merespons infeksi awal.

  • IgE: Berperan dalam reaksi alergi.

  • IgD: Berfungsi dalam pematangan sel B.

Perbedaan Antigen dan Antibodi

Ilustrasi antigen. Foto: Unsplash

Antigen adalah pemicu respons imun yang berasal dari luar atau dalam tubuh, sedangkan antibodi adalah protein pelindung yang diproduksi tubuh untuk melawan antigen tersebut.

Interaksi antara keduanya menjadi fondasi penting dalam sistem kekebalan, mulai dari penyembuhan infeksi hingga dasar pengembangan vaksin dan pengobatan modern.

Jika merangkum penjelasan di atas, perbedaan antigen dan antibodi dapat dirincikan sebagai berikut.

Antigen

  • Asal: Zat asing dari luar atau dalam tubuh

  • Fungsi: Memicu respons imun.

  • Struktur: Protein, polisakarida, lipid.

  • Spesifisitas: Tak spesifik.

  • Contoh: Virus, bakteri, racun.

Antibodi

  • Asal: Diproduksi oleh tubuh (sel B).

  • Fungsi: Melawan dan menetralkan antigen.

  • Struktur: Protein berbentuk Y (imunoglobulin).

  • Spesifisitas: Sangat spesifik terhadap satu antigen.

  • Contoh: IgG, IgA, IgM, IgE, IgD.

(NDA)