Konten dari Pengguna

Perbedaan Batuk TBC dan Batuk Biasa yang Penting Diketahui

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi batuk. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi batuk. Foto: Pexels.com

Batuk sering dianggap sebagai gejala ringan yang akan sembuh dengan sendirinya. Namun, tak semua batuk bisa disepelekan. Ada jenis batuk yang merupakan pertanda dari penyakit serius, seperti Tuberkulosis (TBC).

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa berdampak pada bagian tubuh lainnya. Penyakit TBC sangat mudah menular melalui droplet atau percikan udara yang terhirup oleh orang lain.

Salah satu gejala utama TBC adalah batuk berkepanjangan. Oleh karena itu, penting memahami perbedaan antara batuk biasa dan batuk TBC agar dapat menentukan langkah penanganan dengan tepat.

Perbedaan Batuk TBC dan Batuk Biasa

Ilustrasi perbedaan batuk TBC dan batuk biasa. Foto: Pexels.com

Perbedaan antara batuk biasa dan batuk TBC tak selalu langsung terlihat. Namun, hal ini bisa dikenali dengan memperhatikan gejala-gejala yang muncul.

Untuk membedakan keduanya, perhatikan durasi batuk, karakteristik batuk, gejala penyerta, dan respons terhadap obat.

Berikut pembahasan selengkapnya yang dikutip dari buku Penyakit Menular di Sekitar Anda karya Obi Andareto dan buku Asuhan Keperawatan Sistem Pernafasan oleh Nuridah.

1. Durasi Batuk

  • Batuk TBC: Gejala batuk cenderung terus-menerus dalam waktu yang lama. Batuk TBC berlangsung lebih dari 2—3 minggu dan terus memburuk seiring waktu.

  • Batuk Biasa: Gejala batuk umumnya berlangsung singkat selama beberapa hari hingga 2 minggu. Setelah itu, gejalanya akan mereda dan sembuh setelah minum obat dan istirahat yang cukup.

2. Karakteristik Batuk

  • Batuk TBC: Mula-mula batuk kering kemudian berdahak, bahkan bercampur darah bila sudah ada kerusakan jaringan. Berat ringannya batuk darah tergantung dari besar kecilnya pembuluh darah yang pecah.

  • Batuk Biasa: Batuk bisa berupa batuk kering atau berdahak ringan, tetapi tak menyebabkan nyeri dada berlebih.

Baca Juga: Apakah TBC Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya

3. Gejala Penyerta

  • Batuk TBC: Disertai demam terus-menerus, keringat di malam hari tanpa penyebab yang jelas, tidak nafsu makan, berat badan turun, badan lemas, nyeri dada, dan sesak napas.

  • Batuk Biasa: Biasanya hanya disertai hidung tersumbat, tenggorokan gatal, dan demam ringan.

4. Respons terhadap Obat

  • Batuk TBC: Tidak membaik dengan obat batuk biasa, memerlukan antibiotik khusus untuk TBC dengan masa pengobatan minimal 6 bulan.

  • Batuk Biasa: Umumnya, tak memerlukan penanganan medis khusus, kecuali bila terjadi komplikasi atau tak kunjung membaik. Dapat sembuh dengan obat batuk biasa atau perawatan rumahan.

(SA)