Perbedaan Obstetri dan Ginekologi dalam Dunia Kedokteran

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah obstetri dan ginekologi sering kali disebut bersamaan dalam dunia kedokteran karena berkaitan dengan kesehatan reproduksi wanita. Bahkan, banyak dokter disebut sebagai spesialis obgyn, gabungan dari obstetri dan ginekologi.
Namun sebenarnya, obstetri dan ginekologi memiliki fokus yang berbeda meskipun saling berkaitan. Untuk mengetahui perbedaan obstetri dan ginekologi dalam dunia kedokteran, simak informasi lengkapnya dalam uraian di bawah ini.
Apa Itu Obstetri?
Mengutip News Medical, obstetri adalah cabang ilmu kedokteran yang khusus menangani segala hal yang berhubungan dengan kehamilan, persalinan, dan masa nifas.
Dokter yang mempelajari obstetri disebut dokter obstetri atau obstetrician. Mereka bertanggung jawab terhadap kesehatan ibu hamil dan janin sejak awal kehamilan hingga melahirkan. Tugas dokter obstetri, di antaranya:
Memantau perkembangan janin selama kehamilan.
Memberikan perawatan prenatal (sebelum melahirkan).
Menangani persalinan normal maupun dengan operasi caesar.
Menangani komplikasi kehamilan seperti preeklamsia, plasenta previa, dan kelahiran prematur.
Memberikan perawatan pasca-persalinan (masa nifas).
Menangani kehamilan kembar atau berisiko tinggi.
Baca Juga: Perbedaan CT Scan dan MRI dalam Pemeriksaan Medis
Apa Itu Ginekologi?
Merujuk Cleveland Clinic, ginekologi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari sistem reproduksi wanita secara keseluruhan, tetapi tak terbatas pada kehamilan. Fokus ginekologi meliputi organ reproduksi seperti rahim, ovarium, vagina, dan payudara.
Dokter yang mempelajari ginekologi disebut dokter ginekologi atau gynecologist. Tugasnya, mendiagnosis dan mengobati berbagai penyakit atau kelainan pada sistem reproduksi wanita. Peran lainnya dari dokter ginekologi, yaitu:
Menangani gangguan menstruasi (haid tak teratur, nyeri haid berlebihan).
Mengobati infeksi saluran reproduksi (seperti keputihan, infeksi jamur, dan infeksi menular seksual).
Menangani endometriosis, kista ovarium, dan mioma.
Melakukan pemeriksaan pap smear dan skrining kanker serviks.
Menangani infertilitas atau masalah kesuburan.
Memberikan kontrasepsi dan konsultasi KB.
Perbedaan Obstetri dan Ginekologi
Secara lebih ringkas, berikut perbedaan obstetri dan ginekologi yang diterangkan dalam Buku Ajar Obstetri dan Ginekologi karya Lidia Aditama Putri, SST., M.K.M. dan Siti Mudlikah, SST., M.Kes.
Obstetri
Fokus utama: Kehamilan, persalinan, nifas.
Waktu konsultasi: Saat hamil, melahirkan, pasca-lahir.
Masalah yang ditangani: Janin, ibu hamil, komplikasi kehamilan.
Contoh tindakan: USG kehamilan, operasi caesar.
Ginekologi
Fokus utama: Sistem reproduksi wanita
Waktu konsultasi: Kapan saja terkait kesehatan organ reproduksi.
Masalah yang ditangani: Haid, kista, infeksi, infertilitas.
Contoh tindakan: Pap smear, laparoskopi, pemeriksaan hormonal.
Saat ini, sebagian besar dokter mengambil spesialisasi obstetri dan ginekologi (obgyn) secara bersamaan. Artinya, mereka memiliki kemampuan untuk menangani kehamilan hingga gangguan reproduksi wanita secara umum.
Jadi, jika mengunjungi dokter obgyn, Anda bisa mendapatkan layanan baik untuk kehamilan maupun masalah kesehatan ginekologi. Namun, dalam rumah sakit besar atau klinik spesialis, terkadang ada dokter yang lebih fokus pada obstetri atau ginekologi, tergantung dari pengalaman dan minat klinisnya.
(NDA)
