Konten dari Pengguna

Ruam HIV Seperti Apa? Ini Penjelasannya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ruam HIV. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ruam HIV. Foto: Unsplash.com

Salah satu tanda-tanda awal infeksi HIV adalah ruam pada kulit. Ruam ini umumnya menjadi gejala pertama yang muncul setelah seseorang terinfeksi virus HIV.

Namun, tidak sedikit orang yang sering menyalahartikan ruam ini sebagai alergi biasa atau infeksi kulit ringan. Lalu, ruam HIV seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini.

Ruam HIV Seperti Apa?

Ilustrasi ruam HIV. Foto: Unsplash.com

Merujuk World Health Organization (WHO), ruam HIV adalah timbulnya bercak merah pada kulit akibat reaksi tubuh terhadap infeksi virus HIV.

Gejalanya bisa muncul pada 2–6 minggu setelah terinfeksi. Selain itu, ruam HIV juga bisa timbul akibat sistem kekebalan tubuh yang terganggu, infeksi oportunistik lain, atau efek samping obat.

Adapun ciri-ciri ruam HIV bisa berbeda pada setiap individu. Berikut beberapa karakteristiknya yang paling umum:

  • Bentuk: Datar atau sedikit menonjol.

  • Warna: Kemerahan, bisa keunguan pada orang berkulit gelap.

  • Jumlah: Banyak bintik kecil yang menyebar merata.

  • Ukuran: Bervariasi, tetapi umumnya kecil dan rapat.

Pada beberapa kasus, ruam ini tak selalu terasa gatal. Sedangkan yang lainnya bisa merasakan sensasi gatal atau panas di area yang terdampak.

Ruam akibat HIV ini pun bisa muncul di berbagai bagian tubuh, mulai dari dada, perut, punggung bagian atas, lengan atas, leher, hingga wajah. Ruam juga bisa menyebar hingga ke kaki dan telapak tangan. Lokasi yang luas dan simetris sering menjadi ciri khas ruam HIV akut.

Baca Juga: Apakah Campak Menular? Ini Penjelasannya

Perbedaan Ruam HIV dan Ruam Kulit Biasa

Ilustrasi ruam HIV. Foto: Unsplash.com

Membedakan ruam HIV dari ruam kulit lainnya akan cukup sulit jika tanpa pemeriksaan medis. Namun, berikut perbedaannya yang bisa diperhatikan sebagaimana dikutip dari CDC.

Ruam HIV

  • Waktu muncul 2–6 minggu setelah paparan HIV.

  • Lokasi yang luas dan simetris.

  • Bintik berawarna merah merata

  • Timbul gejala lain berupa demam, nyeri otot, hingga pembengkakan kelenjar.

Ruam Biasa

  • Waktu kemunculan bisa kapan saja, tergantung penyebab.

  • Lokasinya lokal atau tersebar.

  • Warna ruam bisa bervariasi.

  • Biasanya tidak menimbulkan gejala lain selain rasa gatal.

Jika Anda mengalami ruam disertai dengan gejala mirip flu, seperti demam, kelelahan, atau nyeri otot, dan baru saja mengalami aktivitas berisiko, sebaiknya segera lakukan tes HIV.

Pemeriksaan dini dan pengobatan yang tepat bisa membuat perbedaan besar dalam kualitas hidup penderita HIV. Jangan tunggu sampai terlambat.

(NDA)