Konten dari Pengguna

Sakit Kepala Bagian Depan: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sakit kepala bagian depan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sakit kepala bagian depan. Foto: Pixabay

Hampir setiap orang pernah merasakan sakit kepala bagian depan. Pada sebagian kasus, sakit kepala atau pusing kepala bagian depan ini bisa terjadi pada waktu-waktu tertentu (episodik) dan berlangsung sangat lama.

Mengutip situs Healthline, sakit kepala bagian depan bisa disebabkan oleh berbagai kondisi seperti tension headache, sinusitis, mata lelah, migrain, dan arteritis temporalis. Pasien yang menderita penyakit ini biasanya merasakan tekanan di kedua sisi kepalanya.

Rasa sakit yang timbul pun sangat beragam. Pasien bisa merasakan gejala ringan, sedang, hingga berat yang disertai dengan tubuh sensitif pada bagian kepala, kulit kepala, dan otot bahu.

Untuk mengobatinya, Anda bisa melakukan beberapa perawatan sederhana di rumah. Seperti apa? Simak artikel berikut untuk mengetahui jawabannya.

Gejala Sakit Kepala Bagian Depan

Ilustrasi sakit kepala bagian depan. Foto: Pixabay

Seperti disebutkan sebelumnya, sakit kepala bagian depan bisa disebabkan oleh beberapa kondisi. Berikut tanda-tandanya yang bisa Anda waspadai:

Sakit Kepala Bagian Depan karena Tegang

  • Rasa sakit konstan dan dirasakan di seluruh kepala.

  • Rasa sakit sering dimulai dari area dahi, pelipis, dan belakang mata.

  • Sensitif di sekitar kepala, kulit kepala, wajah, leher, dan bahu.

  • Terasa sesak atau ada tekanan di sekitar kepala.

Sakit Kepala Bagian Depan karena Cluster

  • Perasaan gelisah.

  • Keluar cairan dari hidung.

  • Hidung tersumbat.

  • Mata berair dan terkadang bengkak.

Sakit Kepala Bagian Depan karena Arteritis Temporalis

  • Kondisi sakit kepala berat, berulang, dan nyeri di area pelipis.

  • Rasa sakit saat sedang mengunyah atau berbicara.

  • Gangguan penglihatan atau penglihatan kabur.

  • Berat badan turun.

  • Nyeri otot.

  • Mudah merasa lelah.

Cara Mengobati Sakit Kepala Bagian Depan

Ilustrasi sakit kepala bagian depan. Foto: Pixabay

Sakit kepala bagian depan bisa disembuhkan dengan obat-obatan tertentu seperti ibuprofen, scetamitophen, triptan, calcium channel blockers, topiramarte, antihistamin, dan lain-lain. Obat tersebut bisa dibeli di apotek menggunakan resep dokter.

Selain obat, Anda juga bisa melakukan beberapa perawatan sederhana di rumah. Mengutip buku Mencegah & Mengatasi Sakit Kepala karya dr. Iskandar Junaidi (2021), berikut penjelasan lengkapnya:

1. Penggunaan kacamata atau lensa kontak

Salah satu penyebab sakit kepala bagian depan adalah karena mata lelah akibat kelainan pada mata. Maka, dianjurkan untuk melindunginya dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak. Dengan begitu, gejala sakit kepala dapat diminimalisasi.

2. Pijatan

Jika Anda paham cara memijat yang baik dan benar, maka disarankan untuk melakukannya sendiri di rumah. Namun jika tidak bisa, Anda bisa meminta bantuan orang yang lebih ahli untuk memijatnya.

Teknik pijat ini bisa membuat otot dan saraf lebih relaks. Selain itu, pijat juga bisa mengurangi stres, ketegangan, dan bisa mengurangi sakit kepala depan jika dilakukan pada otot yang bermasalah seperti di bagian belakang kepala, leher, maupun bahu.

3. Akupunktur

Akupunktur bisa menjadi salah satu alternatif pereda sakit kepala bagian depan. Cara ini sangat cocok bagi pasien yang menderita tension headache akupunktur biasanya dilakukan dengan menggunakan jarum yang sangat tipis. Teknik ini diduga hanya mengurangi rasa sakit untuk sementara.

Baca Juga: Penyebab Sakit Kepala Bagian Atas dan Cara Mengatasinya

Gejala Penyerta Sakit Kepala Bagian Depan yang Perlu Diwaspadai

Ilustrasi seseorang yang sakit kepala bagian depan bisa disertai dengan gejala penyerta lainnya. Foto: Pexels

Dalam beberapa kasus, sakit kepala bagian depan bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan yang serius. Kondisi ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala penyerta.

Dikutip dari laman Harvard Health Publishing, adapun beberapa gejala penyerta sakit kepala bagian depan yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut.

  • Sakit kepala bagian depan muncul secara tiba-tiba dan sangat parah

  • Sakit kepala yang intensitasnya meningkat saat duduk atau berdiri

  • Demam

  • Mual dan muntah

  • Leher kaku

  • Gejala neurologis seperti bicara cadel, lemas, mati rasa, atau kejang

  • Gangguan penglihatan seperti mata merah dan berair

  • Sakit kepala yang disertai nyeri di dekat pelipis

  • Sakit kepala yang berlangsung lebih dari 24 jam

  • Sakit kepala yang parah dan mengganggu aktivitas normal sehari-hari

Jika mengalami salah satu atau beberapa gejala penyerta di atas, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan evaluasi untuk mengetahui penyebab pasti sakit kepala dan memberikan pengobatan yang tepat.

(MSD & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa penyebab sakit kepala di bagian depan?

chevron-down

Sakit kepala bagian depan bisa disebabkan oleh berbagai kondisi tertentu seperti tension headache, sinusitis, mata lelah, migrain, dan arteritis temporalis.

Bagaimana gejala sakit kepala bagian depan?

chevron-down

Pasien bisa merasakan gejala ringan, sedang, hingga berat yang disertai dengan tubuh sensitif pada bagian kepala, kulit kepala, dan otot bahu.

Bagaimana cara mengatasi sakit kepala bagian depan?

chevron-down

Sakit kepala bagian depan bisa disembuhkan dengan obat-obatan tertentu seperti Ibuprofen, Acetamitophen, triptan, calcium channel blockers, topiramarte, antihistamin, dan lain-lain.