Konten dari Pengguna

Yang Harus Dihindari Saat Menggunakan KB IUD, Ini Pantangannya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi KB IUD. Foto: New Africa/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KB IUD. Foto: New Africa/Shutterstock

Salah satu pilihan metode kontrasepsi yang semakin diminati adalah IUD (Intrauterine Device) atau yang sering disebut sebagai KB spiral. Alat ini dikenal efektif dalam mencegah kehamilan hingga bertahun-tahun.

Meski terlihat praktis, penggunaan IUD tetap memerlukan perhatian khusus. Ada sejumlah hal yang penting untuk dihindari agar alat ini dapat bekerja secara optimal dan tidak menimbulkan efek samping yang merugikan.

Selain itu, pengguna KB IUD juga perlu menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari bisa memengaruhi efektivitas alat ini. Lalu, apa saja hal-hal yang perlu dihindari wanita saat menggunakan KB IUD? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Apa Itu KB IUD?

Ilustrasi KB IUD. Foto: Rabizo Anatolii/Shutterstock

IUD adalah alat kontrasepsi berbentuk kecil menyerupai huruf T yang dipasang langsung di dalam rahim. Alat ini bekerja dengan mencegah sperma membuahi sel telur. Bahkan jika pembuahan terjadi, IUD berfungsi mencegah sel telur yang telah dibuahi menempel di dinding rahim.

Secara umum, ada dua jenis IUD yang umum digunakan, yaitu IUD tembaga yang tak mengandung hormon, dan IUD hormonal. Masing-masing memiliki masa pakai berbeda, biasanya selama 5 hingga 10 tahun tergantung jenis dan merek.

Namun, sebagaimana kontrasepsi lainnya, ada pula efek KB IUD bagi penggunanya. Mengutip buku Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pelayanan Keluarga Berencana oleh Marleni dkk., efek yang dapat timbul meliputi siklus menstruasi yang tak teratur, nyeri haid berlebihan, peringkatan risiko infeksi, terutama pada bulan pertama setelah pemasangan.

Baca Juga: Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan untuk Pasutri

Hal yang Harus Dihindari Saat Menggunakan KB IUD

Ilustrasi KB IUD. Foto: Image Point Fr/Shutterstock

Berikut hal yang harus dihindari saat menggunakan IUD untuk memastikannya tetap berfungsi dengan optimal dan meminimalkan potensi risiko.

1. Melepasnya IUD Sendiri

IUD dilengkapi benang kecil yang berguna untuk mempermudah dokter saat pelepasan alat. Terkadang, benang ini terlalu panjang sehingga bisa terasa saat membersihkan area kewanitaan atau berhubungan intim.

Namun, jangan pernah mencoba menarik atau melepas benang IUD secara sembarangan. Tindakan tersebut bisa membuat IUD bergeser, atau bahkan menyebabkan luka.

2. Mengabaikan Rasa Sakit

Rasa nyeri ringan setelah pemasangan IUD adalah hal yang umum dan biasanya akan mereda dalam beberapa hari. Namun, jika rasa sakit terus berlanjut, disertai keputihan tak normal, bau tak sedap, hingga demam, itu bisa menjadi tanda adanya infeksi atau ketidakcocokan terhadap alat KB.

3. Tidak Melakukan Pemeriksaan Rutin

Salah satu kesalahan umum dari pengguna KB IUD adalah melewatkan pemeriksaan rutin. Padahal, kontrol rutin ke dokter sangat penting untuk memastikan bahwa IUD terpasang dengan benar dan berfungsi sebagaimana mestinya.

4. Berhubungan Intim Terlalu Cepat

Dokter biasanya menyarankan untuk tidak melakukan hubungan intim setidaknya selama 24 jam setelah pemasangan IUD. Hal ini penting untuk memberi waktu pada tubuh agar pulih dan alat IUD benar-benar berada pada posisi yang stabil.

Berhubungan intim terlalu cepat bisa meningkatkan risiko infeksi, ketidaknyamanan, bahkan menyebabkan alat bergeser dari tempatnya.

(SA)