Konten dari Pengguna

Mustajabnya Do’a Orang Tua

Asep Totoh

Asep Totohverified-green

Guru SMK Bakti Nusantara 666, Dosen Masoem University, Guru SMP Pasundan Rancaekek

·waktu baca 4 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Asep Totoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keberhasilan seseorang tentu tidak terlepas dari peran orang tua. Mulai dari pemenuhan semua kebutuhan hidup, pendidikan, kesehatan dan kebiasaan, semua terbentuk dari orang tua.

Jika menelusuri kembali segala sesuatu yang saya alami selama ini, Alhamdulillah selalu merasa lebih banyak kemudahan namun bukan berarti tidak pernah mengalami kesulitan. Memang begitulah yang dirasakan alam perjalaan hidup ini, kenapa bisa berpikir seperti itu? saya meyakinini jika ada sesuatu yang menyebabkan urusan kita menjadi mudah karena tidak pernah lupa untuk meminta kepada orang tua terutama ibu yang selalu diminta untuk selalu memberikan dukungan serta doanya setiap apa yang saya lakukan, walaupun untuk hal kecil sekali pun. Semakin yakin saja jika Allah lancarkan segalanya melalui rida ibu secara tersirat sudah menjadi kenyataan.

Menyoal doa, yakinkah akan doa dan orang yang mendoakan kita? Sepertinya doa saat ini menjadi untaian kata hati yang disepelekan oleh kita sebagai seorang muslim. Misalnya saja ketika saat ini tak sedikit dari kita yang  mengabaikan doa-doa masnunah (doa sehari-hari). Padahal, dalam melakukan aktivitas apa pun, ada doa yang dituntunkan Rasulullah SAW untuk mengawali dan mengakhirinya. Misalnya, ketika akan makan dan selesai makan, bepergian, memasuki kamar kecil, mamakai pakaian, bahkan ketika bercermin. Artinya, semua aktivitas  seorang Muslim tak terlepas dari doa.

Selanjutnya bukankah manusia diperintahkan untuk berdoa kepada-Nya. Doa yang dihiasi dengan sikap merendah disertai dengan pengharapan dan keyakinan, bahwa doanya dapat dikabulkan. Sebagaimana firman Allah Swt tentang bagaimana manusia diperintahkan untuk berdoa.

"Dan Tuhanmu berfirmaan, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan  diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (Al-Mukminun: 60)

Saya semakin yakin saja jika doa adalah senjata orang mukmin dalam segala keadaan dan suasana, tatkala bahagia dia harus bersyukur dengan banyak memuji kepada Allah Ta’ala. Jika dalam keadaan berduka seorang hamba harus mohon kekuatan dan keteguhan hati agar Allah Ta’ala menjadikannya kuat dan tegar. Begitulah doa dengan izin Allah Ta’ala, akan selalu memotivasi kita untuk optimis menjalani kehidupan, membuat semangat menatap masa depan dan menjauhkan dari berbagai bisikan-bisikan setan yang melemahkan iman.

Betapa dahsyatnya kekuatan sebuah doa. Banyak kesusahan diangkat, penyakit disembuhkan, kesuksesan diraih, dan berbagai prahara kehidupan dapat diselesaikan dengan doa dan pertolongan Allah Ta’ala. Sesuatu yang sepertinya mustahil terjadi bisa menjadi kenyataan indah karena kekuatan sebuah doa yang diucapkan dengan ikhlas kepada Allah Ta’ala, dengan kesabaran yang disertai  keimanan yang mantap hanya fokus pada pertolongan Allah Ta’ala.

Keniscayaanya jika doa adalah kekuatan orang beriman. Doa bisa menyelamatkan seseorang dari bencana dan dengan doa bisa mengubah takdir yang telah digariskan. Allah SWT berfirman, "Katakanlah: Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu  dari bencana di darat dan di laut yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dan dengan suara  yang lembut (dengan mengatakan), 'Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah  kami menjadi orang-orang yang bersyukur.'"(QS al-An'aam [6] : 63]).

Ketika kita berada dalam situasi tersulit, doa adalah senjata paling hebat untuk menemukan kemudahan. Dan doa orang tua menjadi mustajab,sebab Allah SWT akan memberikan kemudahan dan mengabulkan doa-doa dari anak yang sholeh dan solehah. Sebab jika orang tua ridha terhadap anaknya, maka Allah SWT pun akan ridha terhadap anak tersebut.

Semakin yakin jika doa orang tua untuk anak merupakan salah satu doa yang sangat mustajab atau doa yang sangat mudah dikabulkan, karena tidak ada yang dapat menghalangi doa orang ua untuk anaknya.

Ada tiga doa yang tidak tertolak: [1] doa orang tua (kepada anaknya) [2] orang orang yang berpuasa [3] doa orang yang sedang safar” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan-nya no. 6619, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah).

Ilustrasi Doa Orang Tua, Foto: Pixabay

Sungguh sangat beruntung ketika memiliki orang tua hebat, setiap orangtua tentu ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang sukses. Maka tidak segan-segan mereka akan berkorban dan mendoakan agar anaknya mencapai kesuksesan tersebut.

Semakin yakin jika doa orangtua adalah doa yang mustajab, niscaya dikatakan jika doa ibu dapat menembus langit dan langsung dikabulkan oleh Allah SWT. Begitulah dahsyatnya kekuatan doa orangtua. Semoga atas kebaikan-kebaikannya dan doa-doa hebat orang tua, kita pun pasti bisa membalas kebaikannya. Yakin saja "Teruslah berbuat baik, karena kebaikan itu menular”

Oleh :

Asep Totoh - Dosen Ma'soem University, Kepala HRD Yayasan Bakti Nusantara 666