News
·
8 April 2021 10:29

Prinsip Wirausaha 9M

Konten ini diproduksi oleh Asep Totoh
Prinsip Wirausaha 9M (93287)
com-Ilustrasi seorang wirausaha Foto: Shutterstock
PERAN entrepreneur atau wirausaha yang bisa menentukan kemajuan suatu bangsa atau negara jelaslah tak terbantahkan. Hal tersebut terbukti di beberapa negara maju misalnya Amerika, Jepang, ataupun negara tetangga Singapura dan Malaysia.
ADVERTISEMENT
Konsep Kewirausahaan (entrepreneurship) dan wirausaha (entrepreneur) memiliki definisi yang  berbeda-beda sesuai kepentingan dan situasinya. Pada beberapa literatur, “wirausaha” adalah seseorang yang berniat meluncurkan usaha baru dan bersedia bertanggung jawab penuh atas hasil yang akan dicapainya.
Menurut Lubis (2011), Entrepreneur didefinisikan sebagai pihak yang menanggung risiko dalam penciptaan usaha baru, optimis, pekerja keras, berpendirian teguh yang memperoleh kepuasan besar karena mampu mencari nafkah secara mandiri.
Saat ini perbandingan antara lapangan pekerjaan dengan jumlah pencari kerja menunjukkan keadaan yang sudah tidak berimbang sama sekali, pada sisi lainnnya jumlah tenaga kerja meningkat cukup pesat. Artinya harus dicari langkah bagaimana agar tidak menambah semakin panjangnya angka pengangguran, salah satu langkah konkret adalah melakukan perubahan pola pikir (mind set) berkarakter entrepreneur yaitu  bukan sebagai pencari kerja (job seeker) tetapi sebagai (job Creator) pencipta lapangan kerja.
ADVERTISEMENT
Ada banyak prinsip bisnis atau usaha yang bisa diterapkan, intinya bisnis yang baik adalah yang dijalankan bukan yang dipikirkan terus. Seorang wirausaha dalam memulai usaha atau bisnis bisa menerapkan Prinsip Wirausaha 9M berikut;
  1. Motivasi, seorang wirausaha dalam memulai usahanya harus dilandasi motivasi yang kuat, yaitu sesuatu yang melatar belakangi seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Motif seseorang melakukan wirausaha misalnya karena dengan menjadi entrepreneur akan memiliki uang yang cukup, kehidupan yang mapan, dan fleksibilitas waktu. Ada banyak hal yang memotivasi seseorang untuk memulai wirausaha, hal in yang bisa meningkatkan motivasi dalam usaha juga dapat disebabkan karena kepepet atau terdesak. Misalnya karena desakan ekonomi, karena menganggur, dan lain-lain.
  2. Mindset atau pola pikir yang tepat. Seorang wirausaha harus memiliki pola pikir yang tepat meliputi berpikir produktif, berpikir kreatif dan inovatif, dan berpikir positif.
  3. Mental. Ketika memutuskan untuk menjadi entrepreneur maka harus memiliki mental dan karakter entrepreneur yang kuat. Misalnya cerdas secara emosional, niat dan tekad Kuat, disiplin tinggi, memiliki kemauan keras, percaya kemampuan diri, pantang menyerah, jujur, kreatif dan inovatif, dan ikhlas dan bersyukur
  4. Make it, mulai lakukan dengan hal kecil dan mulai sekarang juga. Seorang entrepreneur jangan sampai hanya berkutat pada pemikiran-pemikiran di dalam benak, dan tidak melakukan aksi apa pun. Terlalu banyak berpikir justru menambah bebandan memunculkan keraguan, maka lakukan usaha itu walau masih kecil-kecilan sekarang jua
  5. Market. Seorang wirausaha harus menangkap peluang dari pasar (kebutuhan konsumen), produk yang kita buat dan dijual adalah benar-benar dibutuhkan dan bisa menjadi solusi bagi konsumen.
  6. Manajemen. Kemampuan wirausaha untuk mengelola kegiatan usahanya, yaitu kemampuan mengelola sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan dan usahanya.
  7. Mentor. Dalam menjalankan bisnisnya, seorang wirausaha bisa memiliki seorang mentor. Banyak para wirausaha yang sudah sukses lebih dahulu, kita bisa belajar dan diajarin oleh mereka. Dengan adanya mentor akan bisa menententukan bisnis atau usaha jadi lebih terarah. Sehingga bisa merencanakan bisnis kamu dengan lebih matang dan meminimalisasi kegagalan.
  8. Modal. Menjadi seorang wirausaha harus memiliki modal dalam bentuk finansial ataupun Non Finansial. Modal tersebut terbagi dalam Modal finansial yaitu kepemilikan dan atau uang yang bisa digubakan untuk modal investasi awal, modal kerja dan modal operasional. Dan yang kedua modal non finansial seperti memiliki modal intelektual yang dapat diwujudkan dalam bentuk ide-ide sebagai modal utama yang disertai pengetahuan (knowledge), kemampuan (capability), ketrampilan (skill), komitmen (commitment), dan tanggungjawab (authority).
  9. Moral. Menjadi wirausaha harus memiliki moral diwujudkan dalam bentuk kejujuran dan kepercayaan, sehingga dapat terbentuk citra diri yang positif. Moral seorang wirausahawan yang baik biasanya memiliki 10 hal berikut dan menjadi etika sebagai wirausaha seperti; Kejujuran, Memiliki integritas, Menepati janji, Kesetiaan, Kewajaran, Suka membantu orang lain, Menghormati orang lain, Warga negara yang baik dan taat hukum, Mengejar keunggulan, dan Bertanggung jawab.
Prinsip Wirausaha 9M (93288)
Ilustrasi Wirausaha, Foto:Pixabay
Senyatanya, ketika menghadapi hal yang ada di depan atau di dalam bisnis tentunya ada banyak hal yang harus mampu dicapai di dalamnya. Jika semua itu bisa dibarengi dengan cara yang tepat, sudah pasti akan bisa menerapkan semuanya prinsip itu dengan mudah dan pasti. Hal inilah yang akan bisa membuat kita semakin lebih baik lagi dalam menjalankan semua bisnis atau usaha kita.
ADVERTISEMENT
**Asep Totoh - Dosen Ma'soem University, Kepala HRD Yayasan Pendidikan Bakti Nusantara 666 Cileunyi Kab. Bandung.