Konten dari Pengguna

Dari Secangkir Kopi ke Ruang Kreatif: Arah Coffee Nook Hadir di Yogyakarta

atika putri arahman

atika putri arahman

mahasiswa program studi ilmu komunikasi, universitas muhammadiyah yogyakarta

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari atika putri arahman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kota Yogyakarta kembali kedatangan ruang baru untuk para pencinta kopi dan pekerja kreatif. Arah Coffee Nook, kedai dengan suasana hangat yang memadukan konsep homey dan ruang kreatif, kini resmi beroperasi dan menambah pilihan tempat singgah di Kawasan Demangan. Dibuka dengan tujuan menjadi tempat yang nyaman untuk beraktivitas, Arah Coffee Nook tidak hanya menawarkan kopi, tetapi juga ruang yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja, berdiskusi, hingga menggelar kegiatan komunitas dalam skala kecil.

Minuman segar dan croissant di Arah Coffee Nook, Yogyakarta. (sumber: Atika Putri Arahman)
zoom-in-whitePerbesar
Minuman segar dan croissant di Arah Coffee Nook, Yogyakarta. (sumber: Atika Putri Arahman)

Mengusung gagasan "kopi yang mengarahkan langkah", kedai ini menonjolkan interior bernuansa kayu dengan tampilan minimalis yang membuat pengunjung mudah merasa betah. Beberapa area dirancang sebagai co-working corner, lengkap dengan pencahayaan yang nyaman untuk bekerja atau membaca

"Saya ingin tempat ini jadi ruang aman untuk bertemu, berkarya, dan saling berbagi cerita," ujar salah satu pengelola saat ditemui.

Area bar Arah Coffee Nook dengan desain minimalis modern. (sumber: Atika PutriArahman)|

Menu di Arah Coffee Nook didominasi racikan espresso yang disiapkan dari biji kopi lokal pilihan. Pengunjung dapat menikmati cappuccino, latte, atau signature blend andalan kedai. Tersedia pula sajian manual brew, teh, serta beberapa jenis kudapan ringan yang bisa menemani waktu bekerja atau berbincang. Dengan harga yang berkisar antara Rp18.000-Rp30.000, kedai ini terasa cukup terjangkau, terutama bagi mahasiswa yang banyak beraktivitas di area sekitar.

Tak hanya tempat minum kopi, Arah Coffee Nook juga membuka diri untuk komunitas. Mereka menyiapkan ruang kecil yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti kelas ilustrasi, diskusi buku, hingga sesi berbagi karya (open mic) yang direncanakan berlangsung secara rutin. Inisiatif ini menjadi upaya kedai untuk mendukung para kreator lokal, sekaligus menyediakan ruang temu yang inklusif bagi siapa pun yang ingin berbagi minat.

Arah Coffee Nook berlokasi di kawasan Demangan, salah satu wilayah yang dikenal dekat dengan lingkungan kampus dan aktivitas anak muda di Yogyakarta. Kedai ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.

Atika putri arahman, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta