Kumparan Logo
00:0001:00
player-back
backward-5s
play
forward-5s
player-next
Karhutla di Palangka Raya dan Gunung Ciremai
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) telah terjadi sejak Senin (7/9/2026) pukul 12.05 WIB, dengan area yang terbakar diperkirakan mencapai 40 hektare. Api melalap semak belukar pada ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut, dan upaya pemadaman sempat terhambat oleh medan yang sulit serta angin kencang. Tim pemadam kebakaran gabungan dari berbagai instansi dan relawan telah dikerahkan untuk mengatasi situasi ini. Situasi ini semakin diperparah oleh musim kemarau yang berkepanjangan, yang menyebabkan vegetasi menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Pulau Sumatera juga mengakibatkan kabut asap semakin pekat dan menguning di Kota Palangka Raya pada Sabtu pagi, (24/10). Pantauan di lapangan, pada pukul 10.00 WIB di Jalan protokol RTA Amilono Kota Palangka Raya, jarak pandang menurun drastis hingga berkisar antara 50 sampai 100 meter. Hingga saat ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum menetapkan status bencana nasional terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
ai-lineDirangkum oleh AI dan ditinjau oleh Tim Redaksi kumparan pada 24 Okt 2026, 15:05 WIB
Bagikan: