00:0001:00
Tambal Gigi Abal-abal
Dirangkum oleh AI dan ditinjau oleh Tim Redaksi kumparan pada 01 Sep 2026, 15:38 WIB
Seorang dokter gigi bernama Aprillya Sakila mengungkap kasus pasien yang mengalami infeksi usai menggunakan bahan tambal gigi yang dibeli secara online. Tambalan yang dipasang secara mandiri itu menyebabkan pasien mengalami pembengkakan dan infeksi di area mulut. Kasus ini viral usai Aprillya mengunggahnya di Thread pada Minggu (30/8).
Menanggapi hal ini, Dekan FKG Unpad, Prof. Dr. Dudi Aripin, menegaskan bahwa bahan tambal gigi yang digunakan dalam praktik harus terstandardisasi dan memenuhi standar yang berlaku, termasuk mengacu pada standar FDI (Fédération Dentaire Internationale), serta didukung evidence-based dentistry. Artinya, keamanan dan kekuatan bahan tidak cukup hanya berdasarkan klaim penjual, tetapi harus dibuktikan melalui riset dan pengujian yang memadai.
Bagikan:
