Baku Tembak di Festival Ohio, 12 Orang Orang Terluka, Pelaku Diburu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penembakan. Foto: Indra Fauzi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penembakan. Foto: Indra Fauzi/kumparan

Sedikitnya 12 orang terluka dalam insiden baku tembak di dekat sebuah festival komunitas di Toledo, Ohio, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (6/6).

Dua korban dilaporkan dalam kondisi kritis, sementara usia para korban berkisar antara 14 hingga 61 tahun, menurut laporan Reuters.

Menurut polisi, insiden tersebut diduga bermula ketika dua orang saling melepaskan tembakan di sekitar lokasi Old West End Festival, salah satu festival tahunan paling populer di Toledo.

Dilansir Reuters, hingga kini belum ada tersangka yang ditangkap.

Wakil Kepala Kepolisian Toledo Joseph Heffernan mengatakan penyelidikan masih berlangsung secara intensif.

"Kami memiliki sejumlah barang bukti dan sedang menindaklanjuti beberapa petunjuk," kata Heffernan kepada AFP.

Polisi saat ini memeriksa rekaman kamera pengawas, video ponsel milik warga, serta mewawancarai sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Direktur Keamanan Publik Toledo George Kral juga meminta masyarakat menyerahkan rekaman yang dapat membantu mengidentifikasi para pelaku.

"Saya tahu ada informasi di luar sana. Tolong bantu kami agar kami bisa membantu Anda," ujarnya.

Menurut keterangan kepolisian, petugas pertama kali menerima laporan mengenai seseorang yang tertembak sekitar pukul 17.37 waktu setempat. Korban kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Letnan Polisi Dan Gerken mengatakan skala kekerasan dalam insiden tersebut merupakan salah satu yang terburuk yang pernah ia tangani.

"Saya sudah berada di banyak lokasi kejadian, tetapi yang ini benar-benar di luar batas," kata Gerken kepada wartawan, dilansir AFP.

Saat penembakan terjadi, ratusan orang sedang menghadiri festival yang menampilkan pertunjukan musik, pesta lingkungan, dan tur rumah-rumah bersejarah di kawasan Old West End.

"Ini salah satu festival paling ikonik di Toledo, dan sangat disayangkan kejadian seperti ini merusaknya," kata Kral kepada Reuters.

Data dari Gun Violence Archive menunjukkan, di luar insiden Toledo, telah terjadi sedikitnya 171 penembakan massal di Amerika Serikat sepanjang tahun ini.

Lembaga tersebut mendefinisikan penembakan massal sebagai insiden yang menyebabkan sedikitnya empat orang terluka akibat tembakan, tidak termasuk pelaku.