Konten dari Pengguna
Ngolah Popok, Nandur Harapan: Gebrakan Hijau Mahasiswa UMM Untuk Bumi
20 Agustus 2025 10:47 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
Ngolah Popok, Nandur Harapan: Gebrakan Hijau Mahasiswa UMM Untuk Bumi
Program PMM UMM di Desa Sidoluhur, Kec. Lawang, Kab. Malang, mengolah popok bekas menjadi pupuk organik dan pot ramah lingkungan sebagai solusi kreatif pengelolaan limbah.Aulia Chandra Subrolarang
Tulisan dari Aulia Chandra Subrolarang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa menghadirkan inovasi kreatif dalam mengolah limbah popok sekali pakai. Program bertajuk “Ngolah Popok, Nandur Harapan” ini dilaksanakan di Desa Sidoluhur, Dusun Krajan II, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Fokus utama kegiatan ini adalah memanfaatkan popok bekas yang selama ini menumpuk, menjadi produk bermanfaat berupa pupuk organik dan pot tanaman.
ADVERTISEMENT
Popok bekas bayi tidak hanya berfungsi sebagai penyerap air karena kandungan hydrogel, tetapi juga mengandung urin yang kaya nitrogen, fosfor, dan kalium yang mana merupakan unsur penting bagi pertumbuhan tanaman. Dalam proses penguraian, mahasiswa UMM menambahkan larutan EM4 (Effective Microorganisms 4) yang dicampur dengan gula jawa sebagai sumber energi bagi mikroorganisme. Kombinasi ini mempercepat proses fermentasi, mengurai sisa gel dan urin yang mudah diserap tanaman, sekaligus memperkaya kualitas pupuk.
Selain menjadi pupuk, popok bekas juga dimanfaatkan menjadi pot tanaman. Caranya, bagian dalam popok yang berupa gel dibuang untuk dijadikan pupuk. Selanjutnya, kain popok dicuci bersih, dikeringkan, lalu dilapisi semen dan dicetak sesuai bentuk pot yang diinginkan.
Pot dari popok bekas ini kemudian digunakan sebagai media tanam untuk berbagai tanaman hias maupun sayuran. Dengan cara ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pot yang hemat biaya, tetapi juga sekaligus membantu mengurangi limbah popok sekali pakai yang selama ini menjadi masalah lingkungan.
ADVERTISEMENT
Sebagai bagian dari kegiatan, mahasiswa juga membuat poster edukasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara mengolah popok bekas. Poster ini berisi informasi singkat tentang langkah-langkah pembuatan pupuk cair dengan bantuan EM4 dan gula jawa, serta proses pembuatan pot tanaman dari popok bekas. Poster ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat memahami konsep, sehingga program ini dapat dilanjutkan secara mandiri.
Program “Ngolah Popok, Nandur Harapan” yang dilaksanakan di Desa Sidoluhur, Dusun Krajan II, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, menjadi langkah nyata mahasiswa UMM dalam memberikan solusi kreatif terhadap permasalahan limbah popok sekali pakai. Melalui pengolahan popok menjadi pupuk organik cair dan pot tanaman, limbah yang semula dianggap tidak berguna dapat berubah menjadi produk bermanfaat bagi masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat, serta membuka harapan baru untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT

