Polling kumparan: 42,63% Pembaca Sudah Sterilisasi Kucing Peliharaan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas menyuntikkan anestesi pada kucing yang akan disterilisasi di Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta, Jumat (24/4/2026).  Foto: Rakha Raditya Yahya/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas menyuntikkan anestesi pada kucing yang akan disterilisasi di Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Foto: Rakha Raditya Yahya/ANTARA FOTO

Sebanyak 42,63 persen atau 159 pembaca kumparan mengaku sudah melakukan sterilisasi kucing peliharaan. Angka ini merupakan hasil polling kumparan yang dilakukan pada 6 sampai 20 Juli 2026.

Total ada 373 pembaca yang menjawab polling ini. Sementara 42,09 persen atau 157 pembaca mengaku belum melakukan sterilisasi. Sedangkan 15,28 persen atau 57 pembaca mengaku ingin melakukan sterilisasi namun terkendala biaya.

embed from external kumparan

Kamu pasti sering bertemu kucing liar berkeliaran di sekeliling mu. Wajar, mamalia yang satu ini mengalami overpopulasi. Tak jarang pula kucing liar berasal dari kucing peliharaan yang dibuang dan berkembang biak bebas di jalanan.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta terus berupaya menekan overpopulasi kucing liar di Jakarta.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Hasudungan Sidabalok mengatakan hingga tahun 2025 estimasi populasi kucing liar di Jakarta sekitar 860 ribu ekor.

Petugas memberikan vaksin rabies dan sterilisasi kepada seekor kucing di Gelanggang Remaja Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (7/7/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Namun jumlah tersebut masih fluktuatif, karena untuk menghitung jumlah pasti kucing liar di Jakarta, Dinas KPKP juga harus menghitung jumlah kelahiran, kematian, hingga jumlah kucing-kucing liar yang sudah disteril serta divaksin rabies.

"860 Ribu, tapi ini fluktuatif ya, sama seperti manusia. Manusia juga kan ada yang lahir, ada yang meninggal, ada yang apa," ujar Hasudungan saat dikonfirmasi kumparan, Senin (6/7)