Konten Media Partner

2 Nelayan Tewas Saat Memancing di Alur Sungai Jembatan Emas, Pangkalpinang

Babel Hitsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua nelayan yang tewas terseret arus saat mancing di alur sungai jembatan emas, Pangkalpinang.
zoom-in-whitePerbesar
Dua nelayan yang tewas terseret arus saat mancing di alur sungai jembatan emas, Pangkalpinang.

Dua orang nelayan yang hendak memancing ikan dibibir Alur Sungai Jembatan Emas, tewas tenggelam. Keduanya yakni Ali (61) dan Ahak (56) warga salemba, Kota Pangkalpinang. Selasa (2/11).

Sebelum nasib naas menimpa keduanya, Ali bersama 3 rekan lainnya berencana untuk memancing ikan. Sesampai di lokasi mereka mempersiapkan peralatan pancing, dikarnakan kondisi air saat itu sedang surut tiga orang nelayan langsung turun ke perairan tanpa menggunakan alat keselamatan dan 1 orang mancing di bibir sungai.

Namun sekitar pukul 12.15 wib siang, air sungai mulai pasang dan berarus, tiga nelayan tersebut berencana naik kedarat. Namun secara tiba-tiba arus pasang sungai mulai kecang sehingga mengakibatkan ketiganya terseret arus. Naas dua orang nelayan terseret arus hingga ke tengah dan hilang, sedangkan satu orang berhasil menyelamatkan diri.

Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa mengatakan peristiwa tersebut diduga akibat fenomena badai lalina yang melanda dunia tak terkecuali Bangka Belitung.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari TRC BPBD BABEL, DKP BABEL, POLAIR mencari dan menyisir di area TKP menggunakan 2 unit prahu nelayan

"Pukul 13.40 korban pertama An. Ahak 60" di temukan,pada pukul 13.50 wib korban kedua An.Ali 61" Ditemukan,kemudian korban d evakuasi ke dermaga TPI Pangkalpinang dan langsung di bawa ke RSUD Depati Hamzah," tukasnya.