Tahun 2022 Pemprov Babel Proyeksikan Pendapatan Asli Daerah Naik 8 Persen

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Bangka Belitung membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022.
Menurut Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi, rapat ini merupakan agenda rutin tahunan dalam rangka pembahasan Rancangan APBD Tahun 2022 yang dimulai dari RKUA-PPAS.
"Kami bersama TAPD telah tuntas membahas Rancangan KUA, yang meliputi kebijakan tentang pendapatan, pembiayaan dan belanja daerah. Dari segi pendapatan berupaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang diperkirakan sebesar delapan persen," ungkap Herman Suhadi.
"Ini perlu kejar keras semuanya, agar PAD bisa meningkat sekitar Rp 70 miliar pada tahun yang akan datang," imbuh Herman.
Terkait dengan kebijakan belanja daerah, DPRD bersama Pemprov Babel tetap mengedepankan kegiatan yang menjadi skala prioritas sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
"Misalnya, pertanian, bahari, dan hal-hal lain yang sangat dibutuhkan masyarakat, baik sarana maupun prasarananya," terang Herman Suhadi.
"Selain itu, pembangunan jalan juga tetap diprioritaskan," imbuhnya.
Rapat yang digelar di Ruang Badan Anggaran tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi, didampingi dua Wakil Ketua, M Amin, Amri Cahyadi, dan para anggota dewan lainnya, serta dihadiri oleh Sekda Babel, Naziarto beserta kepala OPD terkait.
