2 Perbedaan Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar, Jangan Sampai Salah!

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nuzulul Qur’an dan lailatulqadar adalah dua peristiwa yang terjadi pada bulan Ramadan. Banyak orang yang menganggapnya sama. Padahal, ada dua perbedaan Nuzulul Quran dan lailatul qadar.
Perbedaan-perbedaan tersebut perlu diketahui oleh umat Islam. Dengan demikian, tak ada kesalahan lagi di antara umat dalam memahami kedua peristiwa penting ini.
Perbedaan Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar dalam Islam
Seperti yang telah dijelaskan di atas, ada dua perbedaan Nuzulul Quran dan lailatul qadar. Kedua perbedaan tersebut terletak pada pengertian dan waktunya. Berikut penjelasan mengenai perbedaan-perbedaan ini.
1. Pengertian
Menurut buku Permata Al-Qur’an, Prof. Dr. H. Muhammad (2015: 2), Nuzulul Qur’an adalah peristiwa turunnya Al-Qur’an. Pada peristiwa ini, Al-Qur’an ditutunkan pertama kali kepada Nabi Muhammad saw di Gua Hira.
Saat itu, Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad saw untuk menyampaikan Surah Al-Alaq ayat 1-5. Ayat pertama meminta Nabi Muhammad saw untuk membaca. Atas izin Allah Swt, Nabi Muhammad saw bisa membacanya meskipun sebelumnya tidak bisa.
Di sisi lain, lailatulqadar merupakan malam yang penuh keistimewaan di bulan Ramadan. Dalam ajaran Islam, diyakini bahwa Allah Swt akan melipatgandakan pahala siapa saja yang beribadah di malam ini.
2. Waktu
Menurut beragam tafsir dan pertimbangan-pertimbangan lainnya, Nuzulul Quran terjadi setiap 17 Ramadan. Hal ini disebabkan oleh adanya pemahaman bahwa Surah Al-Alaq ayat 1-5 turun pada tanggal tersebut.
Namun, tak ada yang tahu kapan lailatulqadar terjadi di bulan Ramadan. Meski demikian, ada riwayat yang menyebutkan bahwa diperkirakan Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan suci tersebut.
Riwayat lain menyatakan bahwa diperkirakan lailatulqadar jatuh pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, yakni malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.
Ada anggapan bahwa ada ciri-ciri tersendiri yang menjadi tanda terjadinya Lailatul Qadar. Contohnya malam terasa tenang serta penuh kedamaian. Lalu di pagi hari, suasana juga terasa tenang.
Baca juga: Doa Malam Lailatul Qadar Latin dan Artinya yang Dibaca saat Ramadan
Ada dua perbedaan Nuzulul Quran dan lailatul qadar yang mendasar. Kedua perbedaan tersebut mencakup aspek pengertian dan waktu terjadinya peristiwa-peristiwa ini. (LOV)
