Konten dari Pengguna

3 Hal yang Harus Dilakukan saat Menghadapi Orang Sakaratul Maut dalam Islam

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hal yang Harus Dilakukan saat Menghadapi Orang Sakaratul Maut                         Sumber Unsplash/Alexander Grey
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hal yang Harus Dilakukan saat Menghadapi Orang Sakaratul Maut Sumber Unsplash/Alexander Grey

Sakaratul maut merupakan proses yang menandakan ajal seseorang akan segera menjemput. Meskipun peristiwa ini merupakan kepastian dalam hidup, namun belum banyak umat Islam mengetahui hal yang harus dilakukan saat menghadapi orang sakaratul maut.

Orang yang mengalami sakaratul maut sedang menghadapi detik-detik terakhir hidupnya. Dalam Islam, sakaratul maut terjadi ketika seseorang merasakan malaikat maut akan mencabut nyawanya.

3 Hal yang Harus Dilakukan saat Menghadapi Orang Sakaratul Maut Menjelang Ajalnya

Ilustrasi Hal yang Harus Dilakukan saat Menghadapi Orang Sakaratul Maut Sumber Unsplash/Abdullah Öğük

Agar orang yang sedang sakaratul maut dapat mengakhiri hidupnya dengan baik, hendaklah orang-orang di sekitarnya melakukan hal-hal yang dapat membantunya. Berdasarkan buku Fiqih Lengkap Mengurus Jenazah, Nashiruddin al-Albani (2014:10), berikut ini adalah 3 hal yang harus dilakukan saat menghadapi orang sakaratul maut.

1. Talkin

Menalkinkan seseorang yang sedang sakaratul maut sesuai dengan sabda Rasulullah saw.

"Talkinilah orang yang akan wafat di antara kalian dengan Laa illaaha illallaah. Barang siapa yang pada akhir ucapannya ketika hendak wafat, Laa illaaha illallaah, ia akan masuk surga suatu masa kelak, kendatipun akan mengalami sebelum itu musibah yang mungkin menimpanya".

Menalkin adalah membimbing orang yang sedang sekarat untuk mengucapkan syahadat. Bukan seperti yang banyak dilakukan orang di masa sekarang, mereka berkumpul membaca tahmid, takbir, serta Laa ilaaha illallaah.

2. Perkataan yang Baik

Hendaklah mendoakan orang yang sedang sakaratul maut, jangan mengucapkan kata-kata yang buruk, dan ucapkanlah kata-kata yang baik di hadapannya. Hal ini berdasarkan hadis yang diberitakan oleh Ummu Salamah bahwa Rasulullah saw telah bersabda.

إِذَا حَضَرْتُمُ الْمَرِيضَ أَوِ الْمَيْتَ فَقُوْلُوْ خَيْرًا فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ يُؤْمِنُوْنَ عَلَى مَا تَقُولُونَ

"Apabila kalian mendatangi orang yang sedang sakit atau orang yang hampir mati, maka hendaklah halian mengucapkan perkataan yang baik-baik karena para malaikat mengamini apa yang kalian ucapkan" (HR Muslim, Baihaqi).

3. Tidak Mengarahkan ke Kiblat

Berkaitan dengan orang yang menghadapi sakaratul maut, tidak ada satu pun hadis sahih yang dapat dijadikan acuan dalam hal membacakan surat Yasin, dan menghadapkannya ke arah kiblat. Oleh sebab itu, tidak perlu mengarahkan orang yang sedang sakaratul maut untuk menghadap kiblat.

Baca juga: Tata Cara Memandikan Jenazah Lengkap dengan Doanya

Hal yang harus dilakukan saat menghadapi orang sakaratul maut adalah talkin, yaitu membimbingnya untuk dapat mengucapkan kalimat syahadat. Dalam Islam, ketika hendak wafat akhir ucapannya adalah Laa illaaha illallaah, maka ia akan masuk surga.(DK)