Amalan Bulan Syawal dan Keutamaan Menjalankannya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak amalan bulan Syawal yang bisa dilakukan oleh umat muslim. Seperti yang diketahui, bulan Syawal menjadi tanda berakhirnya bulan Ramadan.
Bulan ini juga menjadi simbol kemenangan umat muslim karena berhasil menaklukkan hawa napsu dan melaksanakan puasa sebulan penuh di bulan Ramadan. Agar kemuliaan di bulan Ramadan tidak terputus, penting sekali mengamalkan ibadah di bulan Syawal.
Amalan Bulan Syawal dan Keutamaannya
Mengutip buku Rahasia Puasa Sunah, Ahmad Syahirul Alim (2023), bulan Syawal mempunyai keistimewaan sebagai pelengkap ibadah di bulan Ramadan. Adapun sejumlah amalan Syawal yang bisa dikerjakan, yakni sebagai berikut.
1. Puasa Syawal 6 Hari
Puasa di bulan Syawal selama enam hari mengandung keutamaan seperti puasa sepanjang tahun. Hal ini sesuai dengan hadis berikut.
Rasulullah saw bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْر
“Barang siapa berpuasa Ramadan lalu melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu setara dengan puasa sepanjang tahun.” (HR Muslim, Imam Ahmad juga meriwayatkan dari hadis Jabir)
2. Melangsungkan Pernikahan
Amalan berikutnya yang dianjurkan pada Bulan Syawal, yaitu melangsungkan pernikahan. Menikah di Bulan Syawal adalah salah satu sunah rasul yang pada masa Rasulullah dilakukan untuk membantah kepercayan orang-orang jahiliyah.
Mereka menganggap bahwa pernikahan di bulan Syawal membawa bencana atau kesialan. Hal ini diriwayatkan oleh Aisyah Radhiyallahu Anha yang berbunyi:
“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menikahiku pada bulan Syawal dan berkumpul denganku pada bulan Syawal, maka siapa di antara istri-istri beliau yang lebih beruntung dariku?” (HR Muslim).
3. Silaturahmi
Syawal merupakan bulan yang baik digunakan untuk mempererat tali silaturahmi. Anjuran untuk menjalin tali silaturahmi dijelaskan dalam hadis berikut.
تَعْبُدُ اللَّهَ لاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا ، وَتُقِيمُ الصَّلاَةَ ، وَتُؤْتِى الزَّكَاةَ ، وَتَصِلُ الرَّحِمَ
Artinya: “Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik pada-Nya, dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat).” (HR. Bukhari no. 5983)
4. Bersedekah
Sedekah adalah amalan yang dianjurkan Rasulullah untuk dilakukan kapan saja. Bulan Syawal menjadi salah satu waktu yang tepat untuk mengeluarkan sebagian rezeki untuk disalurkan kepada orang yang benar-benar membutuhkan. Rasulullah Saw. bersabda:
“Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.”
Baca juga: Tata Cara Puasa Syawal dan Keutamaan Mengerjakannya
Sejumlah amalan bulan Syawal beserta keutamaan yang dijelaskan di atas sebaiknya tidak dilewatkan oleh umat muslim. Semakin banyak ibadah sunah yang dilakukan, diharapkan semakin banyak mendapatkan pahala dan rahmat dari Allah Swt. (DLA)
