Tata Cara Puasa Syawal dan Keutamaan Mengerjakannya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara puasa Syawal perlu diketahui bagi umat muslim yang ingin mengamalkannya. Berpuasa di bulan Ramadan merupakan suatu kenikmatan yang tidak ternilai bagi umat muslim yang menyadarinya.
Kenikmatan dalam berpuasa dapat dilanjutkan dengan menjalankannya di bulan Syawal. Puasa sunah ini memiliki keutamaan yang besar, sehingga sangat dianjurkan untuk umat muslim.
Tata Cara Puasa Syawal dalam Islam
Mengutip buku Perempuan Dambaan Surga oleh Muhammad Syafie (2016), tata cara puasa Syawal dilakukan sebanyak enam hari, tepatnya, pada 2-7 Syawal. Namun, umat muslim yang berpuasa di tanggal yang tidak berurutan atau bahkan di luar tanggal tersebut tetap memperoleh keutamaan puasa Syawal.
Tata cara menjalankan puasa ini tidak berbeda jauh dengan puasa pada umumnya. Caranya dengan melakukan sahur sebelum fajar dan berbuka saat magrib tiba. Dalam prosesnya, seorang muslim harus menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa.
Bacaan niat puasa Syawal yakni sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ
Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta’ala.”
Keutamaan Melaksanakan Puasa Syawal
Ada banyak keutamaan yang bisa didapatkan ketika melaksanakan puasa Syawal. Beberapa keutamaan tersebut di antaranya sebagai berikut.
1. Mendapatkan Pahala Puasa Setahun
Umat muslim yang mengerjakan puasa ini selama 6 hari berturut-turut, mulai tanggal 2-7 Syawal akan mendapatkan pahala seperti puasa selama setahun.
Rasulullah Saw bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Artinya “Siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun” (HR Muslim)
2. Penyempurna Puasa Ramadan
Puasa Syawal juga berfungsi sebagai penyempurna puasa Ramadan. Hal ini seperti halnya salat fardhu yang bisa disempurnakan dengan melaksanakan salat sunah, seperti dhuha, tahajud, bakdiyah, dan sebagainya.
3. Sebagai Tanda Syukur
Menjalankan puasa Syawal juga sebagai tanda syukur kepada Allah. sebab, sepanjang bulan Ramadan telah dianugerahi keberkahan yang luar biasa besar. Oleh karena itu, umat muslim melaksanakan puasa Syawal agar memperoleh kenikmatan beribadah layaknya di bulan Ramadan.
Baca juga: Doa Berbuka Puasa Sesuai Sunnah beserta Tuntunan Mengerjakannya
Tata cara puasa Syawal yang dijelaskan di atas bisa dijadikan pedoman bagi umat muslim. Dengan begitu, diharapkan memperoleh berbagai keutamaan yang penuh keberkahan. (DLA)
