Apakah Boleh Mengganti Puasa Seminggu Sebelum Ramadhan? Ini Penjelasannya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah boleh mengganti puasa seminggu sebelum Ramadhan? Mengganti puasa disebut juga dengan puasa qada. Puasa ini wajib dilakukan ketika memiliki uzur di hari-hari tertentu saat Ramadan.
Qada puasa bisa ditunaikan mulai Syawal hingga menjelang Ramadan di tahun berikutnya. Adapun bulan terakhir sebelum menyambut Ramadan adalah Syaban yang sering dimanfaatkan umat muslim untuk membayar utang puasa.
Apakah Boleh Mengganti Puasa Seminggu Sebelum Ramadhan? Ini Jawabannya
Apakah boleh mengganti puasa seminggu sebelum Ramadhan? Seminggu sebelum Ramadhan, artinya masih dalam bulan Syaban. Ini adalah bulan terakhir bagi umat muslim yang ingin membayar utang puasa Ramadan. Dalam riwayat hadist dari Abu Salamah bin Abdurrahman, Aisyah ra. berkata:
“Sesungguhnya aku berkewajiban melakukan puasa Ramadan dan aku tidak mampu melakukannya hingga datang Syakban.”(HR. Abu Daud No. 2047).
Selain itu, Aisyah Ra. juga pernah mengatakan hal ini:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak biasa berpuasa pada satu bulan yang lebih banyak dari Syakban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada Syakban seluruhnya.” (HR. Bukhari nomor 1970 dan Muslim nomor 1156).
Puasa qada harus dilaksanakan ketika mempunyai utang puasa. Mengingat, hukum melaksanakan puasa ini wajib, sehingga akan berdosa jika ditinggalkan. Imam Nawawi. Dalam kitabnya, Al-Majmu Syarah Al Muhadzdzab (1996), menerangkan:
“Jika ia mengakhirkan puasa qadha sampai datang Ramadan berikutnya tanpa uzur, ia telah berdosa, dan ia harus berpuasa Ramadan yang datang.”
Niat Mengganti Puasa Ramadhan
Seperti puasa lainnya, mengganti puasa Ramadan juga perlu diawali dengan niat. Niat cukup dibaca di dalam hati sebelum memasuki waktu subuh. Mengutip website baznas.go.id, niat dan tata caranya yakni sebagai berikut:
1. Bacaan Niat
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an qadaa'i fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya berniat mengganti (mengqadha) puasa bulan Ramadan karena Allah Ta'ala.”
2. Tata Cara
Membaca niat puasa qada sebelum fajar.
Menahan diri dari makan, minum, dan perbuatan lain hal yang membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga magrib.
Memperbanyak ibadah, seperti salat sunnah, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan lainnya untuk menambah pahala.
Berbuka puasa ketika magrib tiba.
Baca juga: Doa Mengganti Puasa Ramadhan dan Keutamaannya
Itulah penjelasan terkait apakah boleh mengganti puasa seminggu sebelum Ramadhan. Dengan mengetahui ketentuan puasa tersebut, diharapkan umat muslim yang memiliki utang puasa dapat segera membayarnya sebelum Ramadan tiba. (DLA)
