Konten dari Pengguna

Apakah Boleh Niat Puasa di Pagi Hari karena Lupa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Boleh Niat Puasa di Pagi Hari karena Lupa. Foto: dok. Unsplash/Masjid MABA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Boleh Niat Puasa di Pagi Hari karena Lupa. Foto: dok. Unsplash/Masjid MABA

Apakah boleh niat puasa di pagi hari karena lupa? Hal ini banyak dibahas di kalangan umat muslim yang sedang mengamalkan puasa. Sebab, niat puasa termasuk salah satu hal yang membuat puasa sah atau tidak.

Selain itu, waktu menunaikan niat puasa perlu diketahui agar umat muslim dapat mengamalkan puasa dengan baik sehingga dapat memperoleh pahala yang berlimpah. Namun, perlu diketahui hukum niat puasa ini berbeda antara puasa sunah dengan puasa wajib.

Penjelasan Apakah Boleh Niat Puasa di Pagi Hari Karena Lupa

Ilustrasi Apakah Boleh Niat Puasa di Pagi Hari karena Lupa. Foto: dok. Unsplash/Masjid MABA

Ibadah puasa merupakan salah satu ibadah yang termasuk ke dalam rukun Islam. Agar puasa yang dijalankan bernilai pahala, umat muslim tentu perlu menunaikan niat sesuai dengan tuntunan yang dicontohkan Nabi. Apa itu niat?

Mengutip dari dalam buku berjudul Materi Puasa Ramadhan: Elmatera, Yunus Hanis Syam (2017), niat merupakan ketetapan hati untuk melakukan ibadah berdasarkan keimanan dan hanya karena Allah.

Niat perlu ditunaikan dalam setiap ibadah, salah satunya adalah ibadah puasa. Apakah boleh niat puasa di pagi hari karena lupa?

Waktu menunaikan puasa berbeda-beda bergantung pada puasa yang ditunaikannya. Khusus untuk puasa wajib, seperti puasa Ramadan, niat perlu ditunaikan sebelum azan Subuh.

Dikutip dari dalam buku berjudul Fiqih Niat, Umar Sulaiman Asyqar (2006:132), waktu menunaikan niat puasa adalah malam hari. Hal tersebut juga dijelaskan dalam sabda Rasulullah dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud yang berbunyi:

مَنْ لَمْ يُجِيْعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ

Artinya: “Barang siapa yang tidak niat untuk melakukan puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.” (HR. Abu Dawud)

Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa umat muslim wajib melaksanakan niat puasa Ramadan sebelum fajar, atau sebelum azan Subuh berkumandang. Umat muslim juga dapat menunaikan niat puasa Ramadan pada malam hari saat sahur atau sebelum tidur malam.

Sedangkan saat menunaikan puasa sunah, umat muslim diperbolehkan untuk menunaikan niat saat pagi hari karena lupa atau tidak sempat menunaikannya. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis berikut.

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ قَالَتْ دَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- ذَاتَ يَوْمٍ فَقَالَ « هَلْ عِنْدَكُمْ شَىْءٌ ». فَقُلْنَا لاَ. قَالَ « فَإِنِّى إِذًا صَائِمٌ ». ثُمَّ أَتَانَا يَوْمًا آخَرَ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أُهْدِىَ لَنَا حَيْسٌ. فَقَالَ « أَرِينِيهِ فَلَقَدْ أَصْبَحْتُ صَائِمًا ». فَأَكَلَ

Artinya: Dari ‘Aisyah Ummul Mukminin, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menemuiku pada suatu hari lantas beliau berkata, “Apakah kalian memiliki sesuatu untuk dimakan?” Kami pun menjawab, “Tidak ada.” Beliau pun berkata, “Kalau begitu saya puasa saja sejak sekarang.” Kemudian di hari lain beliau menemui kami, lalu kami katakan pada beliau, “Kami baru saja dihadiahkan hays (jenis makanan berisi campuran kurman, samin dan tepung).” Lantas beliau bersabda, “Berikan makanan tersebut padaku, padahal tadi pagi aku sudah berniat puasa.” Lalu beliau menyantapnya. (HR. Muslim no. 1154).

Berdasarkan hadis tersebut dapat diketahui bahwa Nabi menunaikan niat puasa sunah saat pagi hari. Puasa tersebut termasuk puasa sunah.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Syawal dan Ketentuannya

Demikian pembahasan mengenai apakah boleh niat puasa di pagi hari karena lupa. Penjelasan ini dapat dijadikan sebagai pengetahuan yang bermanfaat bagi umat muslim. (DAP)