Bacaan Doa Sebelum Makan dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa ialah hal yang wajib dilakukan sebelum kita melakukan sesuatu. Sama dengan aktivitas makan, ada baiknya untuk berdoa sebelum makan dan setelahnya untuk bersyukur terhadap berkat makanan yang telah diberikan Allah Swt.
Berikut bacaan doa sebelum makan, doa sesudah makan dan adab makan dalam islam seperti dikutip dari buku Doa & Adab Sehari-hari, Fatimah Azzahra.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Doa Sebelum Makan dan Adabnya Sesuai Tuntunan Rasulullah
Makan adalah aktivitas sehari-hari yang tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah Swt atas rezeki yang telah diberikan.
Dalam Islam, ada adab-adab yang perlu diperhatikan saat makan, salah satunya adalah membaca doa sebelum makan.
Dengan membaca doa, umat muslim diingatkan untuk senantiasa bersyukur dan menyadari bahwa segala rezeki berasal dari Allah.
Bacaan Doa Sebelum Makan
Doa sebelum makan
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa 'adzaa bannaar."
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka."
Doa ini sederhana namun penuh makna. Dalam banyak riwayat, Rasulullah saw mengajarkan umatnya untuk senantiasa menyebut nama Allah sebelum makan.
Dengan menyebut nama Allah, seseorang mengingat bahwa segala sesuatu, termasuk makanan, berasal dari-Nya.
Makna dan Keutamaan Membaca Doa Sebelum Makan
Mengawali dengan nama Allah, membaca doa sebelum makan adalah bentuk zikir kepada Allah Swt. Dengan menyebut nama-Nya, seorang muslim menunjukkan ketergantungan penuh kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan. Selain itu, hal ini juga mengingatkan bahwa makanan yang dimakan bukan hanya sekadar untuk memenuhi rasa lapar, tetapi juga sebagai sarana untuk mendapatkan keberkahan.
Menghindarkan dari gangguan syaitan dalam sebuah hadits, Rasulullah saw bersabda: “Jika salah seorang dari kalian hendak makan, maka sebutlah nama Allah. Jika ia lupa menyebut nama Allah di awal, maka hendaknya ia mengucapkan: ‘Bismillāhi awwalahu wa ākhirah.’”(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi) , Dengan membaca doa sebelum makan, syaitan tidak dapat ikut menikmati makanan tersebut. Sebaliknya, jika seseorang lupa membaca doa, maka syaitan akan turut serta mengambil bagian dari makanan itu, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits.
Menguatkan kesadaran tentang rezeki, membaca doa sebelum makan adalah pengingat bahwa rezeki yang kita nikmati berasal dari Allah Swt. Hal ini mendorong umat Islam untuk senantiasa bersyukur dan tidak menyia-nyiakan nikmat yang telah diberikan.
Mendapatkan keberkahan dalam makanan, keberkahan bukan hanya berarti cukup atau banyak, tetapi juga bagaimana makanan tersebut memberikan kebaikan bagi tubuh dan jiwa. Dengan membaca doa, makanan yang dikonsumsi diharapkan membawa manfaat, baik secara fisik maupun spiritual.
Adab-Adab Sebelum Makan
Ada sejumlah riwayat yang menceritakan adab makan yang dilakukan dan diajarkan Rasulullah saw. Dalam buku Penuntun Makan Minum Cara Rasul karya M. Zaka Alfarisi, terdapat suatu kisah Umar bin Abu Salma makan bersama Rasulullah saw.
Diceritakan, saat itu Umar masih kecil. Ketika melihat makanan, ia sangat berselera dan segera mengambil makanan yang sudah terhidang.
Karena hal itu, tidak ada satu pun mangkuk yang terlewat, ia mengambil makanan dari mangkuk terdekat hingga yang terjauh. Melihat hal ini, Rasulullah saw menggelengkan kepala, namun beliau masih memaklumi karena Umar bin Abu Salma masih kecil. Rasulullah saw pun berkata:
"Nak, baca dulu bismillah. Makan dengan tangan kanan. Dan ambillah makanan-makanan yang dekat denganmu." (HR. Bukhari)
Adab makan dalam Islam mengacu pada etika dan tata cara yang diajarkan oleh Rasulullah saw, yang bertujuan untuk menanamkan rasa syukur, kesopanan, dan kesehatan dalam setiap aktivitas makan. Berikut adalah adab-adab makan menurut Islam:
Memilih makanan yang halal, hal ini masuk dalam surah Al-Baqarah ayat 168. Allah Swt berfirman: "Wahai manusia, makanlah sebagian (makanan) di bumi yang halal lagi baik dan janganlah mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia bagimu merupakan musuh yang nyata." (QS. Al-Baqarah: 168)
Berniat ketika makan dan minum menjadi orang yang bertakwa dalam beribadah kepada Allah Swt, supaya dari yang dimakan dan diminum menjadi pahala.
Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, membersihkan tangan sebelum makan adalah bagian dari menjaga kebersihan dan kesehatan. Rasulullah saw juga menganjurkan untuk mencuci tangan setelah makan, terutama jika makan dengan tangan langsung.
Tidak makan dan minum dari wadah/piring emas dan perak.
Sebagaimana dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan dari Huzaifah, bahwa Rasulullah saw bersabda:
"... Dan janganlah kalian minum dengan emas dan perak, dan janganlah kalian makan dengan wadah tersebut, maka sesungguhnya bejana tersebut bagi mereka di dunia dan bagi kita di akhirat."
Ucapkan "Bismillah" ketika mulai makan dan ucapkan "Alhamdulillah" ketika selesai makan.
Makan dengan tangan kanan , menggunakan tangan kanan mencerminkan kesopanan dan merupakan sunnah Nabi. Rasulullah saw bersabda: "Jika salah seorang dari kalian makan, maka makanlah dengan tangan kanan, dan jika minum, maka minumlah dengan tangan kanan." (HR. Muslim)
Sunah makan dengan tiga jari dan menjilatinya sesudah makan. Kesunahan ini disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Ka'ab bin Malik dari ayahnya, ia berkata: "Rasulullah saw biasa makan dengan tiga jari dan menjilat jari-jari tersebut sesudah selesai makan." (HR. Muslim).
Duduk dengan tenang, Rasulullah saw biasa makan dalam posisi duduk yang tenang. Hal ini menunjukkan sikap santun dan hormat terhadap nikmat Allah Swt.
Tidak berlebihan dalam makan, Islam mengajarkan untuk makan secukupnya agar tubuh tetap sehat dan tidak boros. Allah Swt berfirman dalam Al-Qur'an: "Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS. Al-A'raf: 31).
Memulai makan dari sisi yang dekat, ini mengajarkan tata cara makan yang rapi dan tidak mengganggu orang lain. Rasulullah saw bersabda kepada Umar bin Abi Salamah: "Hai anak, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari sisi yang dekat denganmu." (HR. Bukhari dan Muslim).
Tidak mencela makanan, jika Rasulullah saw menyukai makanan, beliau memakannya. Jika tidak, beliau meninggalkannya tanpa mencela. (HR. Bukhari dan Muslim) Adab ini menunjukkan penghormatan terhadap nikmat Allah.
Makan bersama-sama makan bersama keluarga atau sahabat membawa keberkahan. Rasulullah saw bersabda: "Makanlah bersama-sama kalian dan janganlah makan sendirian, karena keberkahan itu ada pada kebersamaan." (HR. Abu Dawud).
Tidak membicarakan hal buruk saat makan, Islam mengajarkan untuk menjaga pembicaraan saat makan, agar tidak mengurangi kenikmatan makanan dan menjaga suasana tetap nyaman.
Doa Setelah Makan
Setelah selesai makan, dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk rasa syukur. Doa setelah makan adalah:
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ
Alhamdulillāhil-ladzi ath’amana wa saqāna wa ja’alana minal-muslimīn.
Artinya:
"Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang Muslim."
Doa ini mencerminkan rasa syukur atas nikmat makanan dan minuman, serta pengakuan atas karunia Allah yang menjadikan kita sebagai bagian dari umat Islam.
Membaca doa sebelum makan adalah salah satu bentuk ibadah sederhana yang membawa banyak manfaat, baik secara spiritual maupun fisik.
Doa Ketika Lupa Membaca Doa Sebelum Makan
Jika seseorang lupa membaca doa sebelum makan, dianjurkan untuk membaca doa ini ketika teringat:
بِسْمِ اللهِ أَوَّلَهُ وَآَخِرَهُ
Bismillahi awwalahu wa akhirahu.
Artinya:
"Dengan nama Allah di awal dan di akhir."
Manfaat Mengamalkan Adab Makan
Menanamkan rasa syukur kepada Allah Swt.
Mendapatkan keberkahan dalam makanan.
Menjaga kesehatan dan kebersihan.
Menumbuhkan kebiasaan hidup disiplin dan sopan santun.
Meningkatkan kebersamaan dan silaturahmi saat makan bersama.
Dengan melibatkan Allah dalam setiap aspek kehidupan, termasuk makan, seorang Muslim diingatkan untuk senantiasa bersyukur dan menjaga adab.
Selain itu, dengan membaca doa, makanan yang dikonsumsi diharapkan membawa keberkahan dan kebaikan.
Adab-adab makan yang diajarkan islam juga menunjukkan bahwa agama ini sangat memperhatikan detail kehidupan sehari-hari demi kebaikan umatnya.
Oleh karena itu, mari kita amalkan doa sebelum makan dan adab-adabnya sebagai bentuk penghormatan terhadap nikmat Allah Swt.
Baca Juga: Bacaan Doa Iftitah: Bahasa Arab, Teks Latin, dan Artinya
