Konten dari Pengguna

Bacaan Mad Thobi'i dalam Tajwid dan Macam-Macamnya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk bacaan mad thobi'i. Sumber: pexels.com/GR Stocks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk bacaan mad thobi'i. Sumber: pexels.com/GR Stocks

Hukum bacaan mad thobi'i adalah salah satu ketentuan dalam ilmu tajwid. Ilmu tajwid merupakan ilmu yang mempelajari cara membaca huruf Al-Qur'an dengan cara membaca dan membunyikan dengan tepat.

Mad thobi'i disebut juga sebagai mad asli. Mad thobi'i adalah salah satu dari ketentuan hukum bacaan mad dalam ilmu tajwid. Mad sendiri memiliki arti memanjangkan.

Pengertian Bacaan Mad Thobi'i dan Macam-macam Contohnya

Ilustrasi untuk bacaan mad thobi'i. Sumber: pexels.com/Thirdman

Menurut buku Ilmu Tajwid oleh Faslul Rahman (2020: 26), mad berarti melanjutkan atau melebihkan. Menurut ulama tajwid dan ahli bacaan, mad berarti memanjangkan suara dengan diikuti salah satu huruf mad, yaitu alif, ya, dan wawu.

Salah satu hukum bacaan mad dalam tajwid adalah mad thobi'i. Menurut buku 1 Hari 10 Ayat oleh Puspa Swara, Ahmad Juaeni Abdurrahman BN (2016: 18), mad thobi'i pemanjangan bacaan karena adanya ketentuan seperti berikut:

  • Terdapat huruf alif mati yang didahului oleh huruf berharakat fathah.

  • Terdapat huruf ya mati yang didahului huruf berharakat kasrah.

  • Terdapat huruf wawu mati yang didahului huruf berharakat dhammah.

Panjang bacaan mad thobi'i adalah dua ketuk. Tidak boleh dibaca terlalu panjang sehingga sama atau melebihi bacaan ikhfa atau iqlab. Tidak boleh dibaca terlalu pendek juga karena bisa tidak terjadi mad.

Macam-macam contoh mad thobi'i dalam ayat Al-Qur'an adalah sebagai berikut:

Contoh Mad Thobi'i Alif

  • Al-Humazah ayat 3

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخْلَدَهُۥ

Terdapat kata مَالَهُ dengan huruf mim berharakat fathah yang dilanjutkan dengan huruf alif.

  • Surat An-Nas ayat 1

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ

Dalam ayat ini, terdapat kata النَّاسِ, dengan huruf nun berharakat fathat diikuti huruf alif.

Contoh Mad Thobi'i Ya

  • Surat Asy-Syura ayat 3

لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّـفۡسَكَ اَلَّا يَكُوۡنُوۡا مُؤۡمِنِيۡنَ

Dalam ayat ini, terdapat kata مُؤۡمِنِيۡنَ dengan huruf nun berharakat kasrah dilanjutkan dengan huruf ya sukun.

  • Surat At-Takasur ayat 5

كَلَّا لَوۡ تَعۡلَمُوۡنَ عِلۡمَ الۡيَقِيۡنِؕ

Dalam ayat ini terdapat kata الۡيَقِيۡنِؕ dengan huruf qaf berharakat kasrah bertemu dengan huruf ya sukun.

Contoh Mad Thobi'i Wawu

  • Surat Al-Fiil ayat 5

فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍۭ

Dalam ayat ini, terdapat kata مَّأْكُولٍۭ dengan huruf kaf berharakat dhammah yang dilanjutkan dengan huruf wawu sukun.

  • Surat An-Nasr ayat 2

وَرَاَيۡتَ النَّاسَ يَدۡخُلُوۡنَ فِىۡ دِيۡنِ اللّٰهِ اَفۡوَاجًا

Terdapat kata يَدۡخُلُوۡنَ dengan huruf 'ain berharakat dhammah bertemu dengan huruf wawu sukun.

Baca juga: Hukum Bacaan Gunnah: Pengertian dan Contohnya pada Al-Qur'an

Itulah pengertian hukum bacaan mad thobi'i beserta macam-macam contohnya. Semoga dapat memberikan pemahaman mengenai ketentuan mad thobi'i dalam bacaan tajwid. (IND)