Konten dari Pengguna

Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh yang Mudah Diamalkan beserta Tata Caranya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh. Foto: dok. Unsplash/Mehrshad Rajabi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh. Foto: dok. Unsplash/Mehrshad Rajabi

Doa buka puasa ayyamul bidh termasuk salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Biasanya amalan ini dibaca saat akan berbuka puasa sunah ayyamul bidh, tepatnya saat akan makan dan minum untuk membatalkan puasa.

Terdapat bacaan khusus yang dapat dikerjakan umat muslim saat akan berbuka puasa ayyamul bidh. Sebelum mengetahui bacaan doanya, penting untuk mengetahui amalan ayyamul bidh terlebih dahulu.

Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh yang Umum Diamalkan Umat Muslim

Ilustrasi Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh. Foto: dok. Unsplash/Rauf Alvi

Puasa ayyamul bidh merupakan salah satu puasa sunah yang dapat diamalkan umat muslim secara rutin setiap bulan. Amalan ini umumnya dilakukan setiap tiga hari setiap hitungan bulan hijriah.

Mengutip dari buku berjudul Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa, Ustadz Ali Amrin al-Qurawy (2018:166) puasa ayyamul bidh merupakan puasa tiga hari di pertengahan bulan, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Puasa sunah ini juga diamalkan Rasulullah selama hidupnya. Hal ini juga disebutkan dalam hadis yang berbunyi sebagai berikut:

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Artinya: “Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: (1) berpuasa tiga hari setiap bulannya, (2) mengerjakan shalat Dhuha, (3) mengerjakan shalat witir sebelum tidur. (HR. Bukhari)

Amalan puasa ayyamul bidh dikerjakan selama tiga hari setiap bulan. Tepatnya ditunaikan setiap 13, 14, dan 15 sesuai dengan hitungan bulan qamariyah. Hal ini selaras dengan yang tertuang dalam sebuah hadis berikut:

أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ قَالَتْ نَعَمْ. قُلْتُ مِنْ أَيِّهِ كَانَ يَصُومُ قَالَتْ كَانَ لاَ يُبَالِى مِنْ أَيِّهِ صَامَ. قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Artinya: “Apakah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa tiga hari setiap bulannya?” ‘Aisyah menjawab, “Iya.” Mu’adzah lalu bertanya, “Pada hari apa beliau melakukan puasa tersebut?” ‘Aisyah menjawab, “Beliau tidak peduli pada hari apa beliau puasa (maksudnya sesuai keinginan Nabi). (HR. Tirmidzi no. 763 dan Ibnu Majah no. 1709)

Dalam rangkaian amalan puasa ayyamul bidh, umat muslim dianjurkan untuk mengamalkan bacaan doa buka puasa. Untuk memudahkan umat muslim dalam mengamalkannya, berikut ini adalah doa buka puasa ayyamul bidh:

· اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَتْ الْعُرُوقَ وَثَبَتَ الْآخِرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu. Dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa-allah.

Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman dan dengan rizki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa penatku dan basahlah tenggorokanku dan tetaplah pahala dicurahkan atasku, Insya Allah."

Amalan bacaan doa ayyamul bidh tersebut dapat dikerjakan sebelum membatalkan puasa. Tepatnya saat akan makan atau minum di saat azan Maghrib berkumandang.

Baca juga: Niat Sholat Dhuha, Tata Cara, Keutamaan, dan Doa Setelahnya

Demikian bacaan doa buka puasa ayyamul bidh. Bacaan doa dan tata cara mengerjakan doa buka puasa ini dapat memudahkan umat muslim dalam mengerjakan amalan sunah satu ini. (DAP)