Niat Sholat Dhuha, Tata Cara, Keutamaan, dan Doa Setelahnya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat dhuha adalah ibadah sunah yang dilakukan pada pagi hari, yaitu setelah matahari terbit hingga sebelum waktu dzuhur. Sebelum melakukannya, umat muslim harus membaca niat sholat dhuha untuk mendekatkan diri kepada Allah, memohon keberkahan, dan pertolongan-Nya.
Tata cara pelaksanaannya cukup sederhana, dengan jumlah rakaat yang bisa disesuaikan, mulai dari dua hingga lebih, tergantung niat dan kemampuan.
Dikutip dari journal.walisongo, Metode Bimbingan dan Konseling Islam Dalam Menanamkan Kedisiplinan Sholat Dhuha pada Anak Hiperaktif di MI Nurul Islam Ngaliyan Semarang oleh Hidayatul Khasanah(2016) bimbingan dan konseling Islam dalam menanamkan kedisiplinan shalat dhuha pada anak hiperaktif di MI Nurul Islam Ngaliyan Semarang, salat dhuha sebagai salat sunah yang waktunya dimulai dari matahari naik kira-kira pukul 07.00 WIB, sampai menjelang matahari tegak lurus di atas bumi (sebelum waktu dzuhur datang).
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Niat Sholat Dhuha, Tata Cara, dan Keutamaannya
Tata cara niat sholat dhuha selain menunaikan ibadah wajib, umat Muslim dianjurkan untuk mengerjakan ibadah sunah, salah satunya adalah salat sunah dhuha. Salat sunah ini menjadi ibadah tambahan yang memberikan pahala.
Salat dhuha merupakan salat sunah yang dipercaya dapat memudahkan rezeki bagi siapa saja yang melaksanakannya. Banyak umat Muslim yang melaksanakan salat dhuha dengan harapan agar rezekinya dilancarkan oleh Allah Swt.
Baca juga:Tata Cara Doa setelah Sholat Istikharah
Niat Sholat Dhuha
Niat Sholat Dhuha adalah niat khusus yang diucapkan dalam hati sebelum melaksanakan ibadah salat dhuha, sebagai tanda bahwa salat tersebut dilakukan sebagai ibadah sunah karena Allah Swt.
Meskipun niat ini tidak perlu diucapkan secara lisan, yang terpenting adalah adanya keyakinan dalam hati untuk mengerjakan salat ini dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah.
Berikut adalah niat untuk salat dhuha secara rinci:
Niat Salat Dhuha dua rakaat: "أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى" “Ushalli sunnata adh-Dhuhaa rak'ataini lillahi ta'ala” Artinya: "Saya niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Niat Salat Dhuha empat rakaat: "أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى" “Ushalli sunnata adh-Dhuha arba'a rak'ataini lillahi ta'ala” Artinya: "Saya niat sholat sunnah dhuha empat rakaat karena Allah Ta'ala."
Niat Salat Dhuha lebih dari empat rakaat (jika dilaksanakan lebih banyak): Niatnya tetap sama, hanya jumlah rakaatnya yang disesuaikan dengan jumlah rakaat yang akan dilaksanakan.
Yang terpenting adalah niat ini dilakukan dengan penuh keyakinan dan khusyuk, karena niat yang benar menjadi syarat sahnya sholat. Setelah niat, selanjutnya bisa melaksanakan sholat sesuai dengan tata cara yang sudah ditentukan.
Baca juga:Niat Puasa Sunnah Kamis dan Senin, Panduan Lengkap, dan Manfaatnya
Tata Cara Sholat Dhuha
Tata cara sholat dhuha secara lengkap melibatkan beberapa langkah yang harus dilakukan dengan hati yang khusyuk dan penuh kesungguhan.
Berikut adalah penjelasan tentang bagaimana cara melaksanakan sholat dhuha:
Niat Salat Dhuha
Sebelum memulai salat dhuha, niat harus diucapkan dalam hati sesuai dengan jumlah rakaat yang akan dilaksanakan. Niat ini tidak perlu diucapkan dengan suara keras, cukup diyakini dalam hati. Contohnya, jika melaksanakan dua rakaat, niatnya adalah:
"Ushalli sunnata adh-Dhuha rak'ataini lillahi ta'ala"
(Saya niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala).
Takbiratul Ihram
Setelah niat, angkat kedua tangan sejajar dengan telinga dan ucapkan "Allahu Akbar" untuk memulai sholat. Ini menandakan bahwa kita sudah memasuki waktu ibadah sholat.
Bacaan Al-Fatihah dan Surat Pendek
Setelah takbiratul ihram, bacalah Al-Fatihah dengan penuh kekhusyukan. Setelah itu, lanjutkan dengan membaca surat pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Fil, atau surat lain yang dirasa mudah.
Rukuk
Setelah membaca Al-Fatihah dan surat, lakukan rukuk dengan membungkukkan tubuh hingga punggung dan kepala sejajar. Kedua tangan diletakkan pada lutut, jari-jari terbuka lebar, dan pastikan punggung tetap lurus. Bacalah dzikir dalam rukuk:
"Subhana Rabbiyal Azim" sebanyak tiga kali atau lebih.
I'tidal
Setelah rukuk, bangkitlah dengan tegak dan ucapkan "Sami' Allahu liman hamidah, Rabbana lakal hamd". Posisi tubuh harus tegak dengan tangan di samping badan.
Sujud Pertama
Setelah i'tidal, melakukan sujud dengan meletakkan dahi, hidung, telapak tangan, lutut, dan ujung jari kaki di lantai. Bacalah dzikir "Subhana Rabbiyal A'la" sebanyak tiga kali atau lebih.
Duduk di Antara Dua Sujud
Setelah sujud pertama, duduk sebentar di antara dua sujud. Baca dzikir "Rabbighfir li" (Ya Tuhanku, ampunilah aku) dengan penuh penghayatan.
Sujud Kedua
Lakukan sujud kedua dengan cara yang sama seperti sujud pertama. Bacalah dzikir yang sama, "Subhana Rabbiyal A'la".
Rakaat Kedua
Bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua, dan ulangi semua gerakan yang dilakukan pada rakaat pertama.
Tasyahhud Akhir
Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduk untuk membaca doa tasyahud akhir:
"At-tahiyyatu lillahi wassalawatu wat-tayyibat, assalamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh"
Kemudian lanjutkan dengan membaca:
"Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la sharika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluh."
Salam Penutup
Setelah tasyahud akhir, akhiri sholat dengan mengucapkan salam ke kanan dan kiri:
"Assalamu'alaikum warahmatullah."Doa Setelah Sholat Dhuha
Setelah salam, disunahkan untuk membaca doa setelah sholat dhuha, seperti:
"Allahumma inni as aluka rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan"
(Ya Allah, aku memohon rezeki yang baik dan amal yang diterima).
Keutamaan Salat Dhuha
Salat dhuha memiliki berbagai keutamaan yang sangat menguntungkan bagi umat Muslim yang mengerjakannya dengan ikhlas dan penuh kesungguhan.
Berikut adalah keutamaan-keutamaan yang bisa diperoleh dengan melaksanakan salat dhuha:
Mendapatkan Pahala yang Besar
Salat dhuha merupakan ibadah sunah yang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah saw bersabda bahwa setiap tubuh manusia memiliki 360 sendi, yang semuanya harus disedekahi.
Salah satu bentuk sedekah itu adalah dengan melakukan salat dhuha, yang memberikan pahala bagi setiap sendi tubuh.
"Setiap hari tubuh kita memiliki kewajiban untuk bersedekah, dan salah satu bentuk sedekah tersebut adalah sholat dhuha."(Riwayat Muslim)
Sebagai Pengganti Sedekah untuk Setiap Sendi
Dalam hadis lain, Rasulullah menjelaskan bahwa salat dhuha menggantikan sedekah yang seharusnya diberikan untuk setiap sendi tubuh kita.
Ini menunjukkan betapa besar manfaat yang didapat dari melaksanakan salat dhuha, karena memberikan pahala yang sangat besar.
Membuka Pintu Rezeki
Salat dhuha dipercaya dapat membuka pintu rezeki bagi yang melaksanakannya. Rasulullah saw bersabda bahwa siapa pun yang mengerjakan shalat dhuha, maka Allah Swt akan memberikan kecukupan rezeki pada hari tersebut.
"Barangsiapa yang rutin mengerjakan salat dhuha, Allah akan memberikan kecukupan rezeki untuknya."
(Riwayat Abu Dawud)
Melaksanakan salat dhuha dengan penuh keikhlasan diyakini dapat mendatangkan kelancaran dalam urusan duniawi, terutama dalam hal rezeki.
Mendapatkan Ampunan Dosa
Salat dhuha juga merupakan sarana untuk mendapatkan ampunan dari Allah Swt. Dalam satu hadis disebutkan bahwa dosa-dosa seseorang akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan jika ia melaksanakan shalat dhuha dengan penuh khusyuk.
"Barangsiapa yang melaksanakan salat dhuha dengan khusyuk, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya, meskipun sebanyak buih di lautan."
(Hadis Riwayat Ahmad)
Mendapatkan Keberkahan dalam Hidup
Saat dhuha juga membawa keberkahan dalam berbagai aspek kehidupan.
Hal ini tercermin dalam hadis yang menyebutkan bahwa orang yang melaksanakan sholat dhuha akan mendapatkan keberkahan dalam waktu, pekerjaan, dan hubungan sosial.
"Barangsiapa yang mengerjakan sholat dhuha, maka hidupnya akan diberkahi.
(Riwayat Muslim)
Menjadi Pembuka Pintu Keberuntungan
Waktu pagi adalah waktu yang penuh berkah. Rasulullah saw mengatakan bahwa setiap amal yang dilakukan di pagi hari, termasuk salat dhuha, akan membawa keberuntungan sepanjang hari.
"Waktu pagi adalah waktu yang penuh berkah. Barangsiapa yang memulai pagi hari dengan kebaikan, maka segala urusannya akan dipermudah sepanjang hari."
(Hadis Riwayat Bukhari)
Melaksanakan salat dhuha di pagi hari membantu membuka pintu-pintu kebaikan dan keberuntungan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengarah ke Surga
Salat dhuha adalah salah satu amal yang dapat mendekatkan seorang hamba pada surga. Dalam hadis, Rasulullah saw mengatakan bahwa orang yang menjaga salat dhuha akan diberikan tempat di surga.
"Siapa yang rutin mengerjakan sholat dhuha, maka ia akan masuk surga."
(Hadis Riwayat Muslim)
Dilakukan dengan Mudah
Salat dhuha adalah ibadah yang mudah dilakukan karena hanya membutuhkan sedikit waktu dan dapat dilakukan dalam dua rakaat atau lebih, sesuai dengan kemampuan. Hal ini menjadikannya amalan yang mudah untuk dilaksanakan setiap hari.
Mempererat Hubungan dengan Allah
Melalui salat dhuha, seorang Muslim dapat memperkuat hubungannya dengan Allah Swt. Pada waktu dhuha, seorang hamba memiliki kesempatan untuk berdoa, bersyukur, dan memohon kepada Allah agar diberikan kebaikan dalam hidupnya.
Doa Setelah Salat Dhuha
Doa setelah salat dhuha adalah doa yang dibaca setelah menyelesaikan ibadah salat. Doa ini mengandung permohonan kepada Allah SWT untuk diberikan rezeki yang baik, amal yang diterima, serta keberkahan dalam hidup.
Berikut adalah doa yang bisa dibaca setelah salat dhuha:
Doa Setelah Salat Dhuha:
اللهم إني أسالك رزقاً طيباً وعملاً متقبلاً
Allahumma inni as’alu-ka rizqan tayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan
Artinya:
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rezeki yang baik dan amal yang diterima."
Selain doa tersebut, ada doa lain yang dapat dibaca setelah sholat dhuha:
Doa Lain Setelah Salat Dhuha:
اللهم إني أعوذ بك من الكسل، والهرم، والمأثم، والمغر
Allahumma inni a'udzu bika min al-kasali wal-harami wal-ma’thami wal-maghrami
Artinya:
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, penuaan, dosa, dan utang."
Selain itu, bisa juga membaca doa permohonan untuk kebaikan hidup dan keberkahan, seperti:
اللهم اجعلنا من أهل الجنة واغفر لنا ولأبائنا ولأمهاتنا ولأقاربنا ولمن له حق علين
Allahumma ajilna min ahlil jannah waghfir lana wa li-abā'inā wa li-ummāhātinā wa li-aqrābinā wa liman lahu haqqun ‘alaynā
Artinya:
"Ya Allah, jadikan kami termasuk penghuni surga, ampunilah kami, orang tua kami, ibu kami, keluarga kami, dan semua orang yang memiliki hak atas kami."
Sebagai kesimpulan, niat sholat dhuha adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam, dengan berbagai keutamaan bagi mereka yang mengerjakannya.
Dengan niat yang tulus, tata cara yang sederhana, dan doa yang penuh harapan setelahnya, setiap Muslim bisa merasakan banyak manfaat dari salat dhuha.(MRS)
Baca juga:Doa Bangun Tidur dan Artinya sebagai Amal Pembuka di Pagi Hari
