Tata Cara Doa setelah Sholat Istikharah

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam doa setelah sholat istikharah tersirat rasa tawakal dan penyerahan penuh kepada keputusan terbaik yang Allah tetapkan. Dengan mengikuti tata cara yang benar serta mengiringinya dengan ketulusan hati, doa Istikharah menjadi sarana untuk memperoleh petunjuk dan ketenangan dalam menentukan pilihan hidup.
Salat Istikharah adalah ibadah sunnah yang bertujuan untuk memohon petunjuk Allah ketika dihadapkan pada pilihan atau keputusan penting dalam hidup.
Dikutip dari rachmadresmi.wordpress.com, Risalah Sholat Istikharah oleh Rachmad Resmiyanto. Cara beristikharah yang semacam itu juga mendekati pemahaman jabariyah, dimana kita hanya bisa pasrah terhadap keadaan kita dan seolah kita tak punya kuasa.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Tata Cara Doa setelah Sholat Istikharah
Salat Istikharah adalah salah satu salat sunnah dalam Islam yang bertujuan untuk memohon petunjuk dari Allah Swt. Setelah melaksanakan salat ini, terdapat doa setelah sholat Istikharah khusus yang dipanjatkan sebagai bagian dari ibadah tersebut.
Salat Istikharah dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, dan biasanya dikerjakan secara individu. Berikut adalah tata cara membaca doa setelah salat istikharah:
Menyelesaikan Sholat Istikharah dengan Tertib
Salat Istikharah dilakukan sebanyak dua rakaat, seperti halnya salat sunah lainnya.
Setelah membaca surah Al-Fatihah, disunnahkan membaca surah tertentu, misalnya Surah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua. Setelah tasyahud akhir, akhiri dengan salam.
Tetap Duduk Menghadap Kiblat dengan Khusyuk
Setelah salam, tetap duduk dengan tenang menghadap kiblat. Siapkan hati dengan penuh kerendahan dan niat yang tulus untuk memohon petunjuk dari Allah.
Membaca Zikir dan Memuji Allah
Sebelum memulai doa, melakukan zikir untuk memuji Allah. Ucapkan "Subhanallah", "Alhamdulillah", dan "Allahu Akbar" masing-masing 33 kali. Lanjutkan dengan membaca Istighfar, seperti:
Astaghfirullahal 'azhim, alladzi laa ilaaha illa huwa, al-hayyul qayyum, wa atubu ilaih.
Membaca Doa Istikharah dengan Penuh Penghayatan
Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ. اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي – أَوْ قَالَ: فِي عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ – فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي، ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي – أَوْ قَالَ: فِي عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ – فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ، وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ، ثُمَّ أَرْضِنِي.
Latin
Allahumma inni astakhiruka bi'ilmik, wa astaqdiruka biqudratik, wa as'aluka min fadlikal 'azhim, fa innaka taqdiru wa la aqdiru, wa ta'lamu wa la a'lamu, wa anta 'allamul ghuyub.
Allahumma in kuntata'lamu anna hadha al-amra khayrun li fi dini wa ma'ashi wa 'aqibati amri – aw qaal: fi 'ajili amri wa aajilihi – faqdirhu li wa yassirhu li, thumma barik li fihi, wa in kuntata'lamu anna hadha al-amra sharrun li fi dini wa ma'ashi wa 'aqibati amri – aw qaal: fi 'ajili amri wa aajilihi – fasrifhu anni wasrifni 'anhu, waqdur li al-khayra haithu kana, thumma ardiini.
Terjemahan
"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, memohon kekuatan dengan kekuasaan-Mu, dan memohon karunia-Mu yang agung.
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedangkan aku tidak kuasa. Engkau Maha Mengetahui, sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha Mengetahui hal-hal yang gaib.
Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik untukku dalam urusan agamaku, kehidupanku, dan akibatnya nanti – atau Nabi berkata: baik untukku di dunia dan akhirat – maka takdirkanlah itu untukku, mudahkanlah jalannya, dan berkahilah aku dalam urusan tersebut.
Namun jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini buruk bagiku dalam urusan agamaku, kehidupanku, dan akibatnya nanti – atau Nabi berkata: buruk untukku di dunia dan akhirat – maka jauhkanlah urusan itu dariku, jauhkan aku darinya, dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun itu berada, lalu jadikanlah aku ridha atasnya."
Catatan:
Pada bagian "هَذَا الْأَمْرَ" (urusan ini), gantilah dengan hajat yang ingin dipohonkan dalam hati, seperti memilih jodoh, pekerjaan, atau keputusan tertentu.
Memanjatkan Doa Pribadi
Setelah membaca doa Istikharah, tambahkan doa-doa lain sesuai kebutuhan. Gunakan bahasa yang dipahami agar lebih khusyuk. Sebutkan keinginan atau harapan kepada Allah dengan sepenuh hati.
Yakin dan Bertawakal kepada Allah
Setelah berdoa, serahkan sepenuhnya keputusan kepada Allah. Jawaban dari Sholat Istikharah bisa berupa ketenangan hati, kemudahan jalan, atau tanda-tanda dalam kehidupan.
Jika masih ragu, Sholat Istikharah boleh diulang hingga menemukan petunjuk yang jelas.
Tata Cara Sholat Istikharah
Berikut adalah tata cara salat Istikharah
Niat untuk Salat Istikharah
Saat melaksanakan salat Istikharah, niatkan dalam hati untuk memohon petunjuk dari Allah Swt. Anda bisa mengucapkan niat dalam hati atau mengatakannya secara lisan, seperti:
"Saya niat untuk melaksanakan sholat dua rakaat sunnah Istikharah karena Allah Swt."
Pilih Waktu yang Tepat untuk Salat Istikharah
Salat Istikharah dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam. Namun, waktu terbaik adalah pada saat-saat mustajab, seperti sepertiga malam terakhir atau setelah sholat fardhu.
Pilih waktu ketika hati tenang dan siap untuk memohon petunjuk kepada Allah.
Menunaikan Salat Dua Rakaat
Salat Istikharah dilakukan dengan dua rakaat, mirip dengan salat sunnah lainnya. Berikut adalah langkah-langkah dalam melaksanakan dua rakaat tersebut:
Rakaat pertama:
Setelah takbiratul ihram, bacalah Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surah lain (misalnya, Surah Al-Kafirun).
Lakukan ruku' dan sujud seperti biasa.
Setelah sujud kedua, duduk untuk tasyahud awal.
Rakaat kedua:
Bacalah Surah Al-Fatihah lagi dan dilanjutkan dengan surah lain (misalnya, Surah Al-Ikhlas).
Lakukan ruku' dan sujud, kemudian duduk untuk tasyahud akhir.
Akhiri sholat dengan salam.
Membaca Doa Istikharah Setelah Salat
Setelah salam, baca doa Istikharah dengan penuh keyakinan. Doa ini bertujuan untuk memohon petunjuk Allah terkait pilihan yang Anda hadapi.
Bertawakal dan Menunggu Petunjuk Allah
Setelah berdoa, serahkan hasilnya kepada Allah dan bertawakal. Petunjuk bisa datang dalam berbagai bentuk, seperti ketenangan hati atau kemudahan dalam jalan yang diambil.
Jika masih ragu, bisa mengulang salat Istikharah untuk mencari petunjuk lebih lanjut.
Keutamaan Salat Istikharah
Mendapatkan Petunjuk dari Allah Swt
Keutamaan utama dari salat Istikharah adalah memperoleh petunjuk langsung dari Allah Swt. Melalui doa Istikharah, seorang Muslim memohon agar Allah memberikan keputusan terbaik dalam urusan agama, kehidupan, dan akhiratnya.
Allah Maha Mengetahui dan akan memberikan petunjuk yang tepat sesuai dengan kebutuhan hamba-Nya.
Meningkatkan Keimanan dan Tawakal
Melaksanakan salat Istikharah dapat memperkuat rasa tawakal (pasrah) kepada Allah. Ketika menghadapi pilihan yang sulit,
Salat Istikharah mengajarkan untuk menyerahkan hasilnya sepenuhnya kepada Allah, dengan keyakinan bahwa Allah akan memberikan yang terbaik, meski itu bukan apa yang diinginkan.
Menjernihkan Hati
Salat Istikharah membantu seseorang untuk mendapatkan ketenangan dan kejernihan hati, sehingga bisa membuat keputusan dengan lebih bijak. Petunjuk dari Allah sering datang melalui kedamaian hati dan rasa yakin akan keputusan yang diambil.
Mempermudah Jalan dan Menyelesaikan Masalah
Allah Swt berjanji untuk memudahkan jalan bagi hamba-Nya yang memohon petunjuk-Nya dengan tulus. Sholat Istikharah membantu membuka jalan yang lebih baik dan memberikan kemudahan dalam mengambil langkah-langkah sesuai dengan kehendak Allah, baik dalam urusan jodoh, pekerjaan, atau hal lainnya.
Menunjukkan Pilihan Terbaik
Dengan memohon petunjuk melalui salat Istikharah, seseorang dapat lebih mudah mengetahui pilihan terbaik untuk dirinya. Petunjuk ini bisa datang melalui kemudahan, ketenangan hati, atau tanda-tanda yang mengarah pada keputusan yang benar.
Menambah Kedekatan dengan Allah
Salat Istikharah juga merupakan cara untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Ketika merasa ragu, sholat ini mengingatkan kita bahwa Allah adalah sumber segala jawaban dan solusi.
Mengurangi Keraguan dan Kecemasan
Salat Istikharah membantu mengurangi keraguan dan kecemasan ketika menghadapi keputusan penting. Dengan bertawakal dan mengandalkan petunjuk dari Allah, hati menjadi lebih tenang, karena kita tahu bahwa segala sesuatu sudah ditentukan oleh-Nya.
Sebagai kesimpulan, doa setelah salat Istikharah merupakan bagian penting dalam mencari petunjuk Allah Swt untuk keputusan yang sedang diambil.
Dengan melaksanakan doa ini dengan penuh keyakinan dan kerendahan hati, kita menyerahkan segala urusan kepada Allah, yang Maha Mengetahui dan Bijaksana. (MRS)
Baca juga: 9 Ciri Orang yang Hatinya Mati dalam Agama Islam yang Perlu Diketahui
