Doa Sesudah Wudhu: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wudu merupakan salah satu syarat sah salat. Oleh karena itu, wudu harus dilakukan sesuai dengan syariat. Muslim harus mengetahui tata cara berwudu, niat, dan doa sesudah wudhu yang benar.
Doa setelah wudu bisa dicatat untuk panduan. Dengan demikian, muslim bisa berwudu sesuai dengan syariat.
Doa Sesudah Wudhu untuk Dicatat
Wudu hukumnya wajib bagi orang yang akan melakukan salat atau memegang Al-Qur’an. Dikutip dari Cara Praktis Wudhu dengan Benar dan Sah, Yahya (2022:2), menurut bahasa, wudu berarti bersih atau kesucian.
Adapun wudu menurut syara’, artinya adalah membersihkan anggota tubuh tertentu dimulai dari membasuh muka, kedua tangan, kepala, dan kedua kaki agar terhindar dari najis dan mensucikan diri dari hadas kecil sebelum beribadah.
Wudu harus dilakukan dengan urutan yang benar. Setelah selesai wudu, ada doa yang harus dibaca. Berikut ini doa sesudah wudhu, Arab, Latin, dan artinya untuk dicatat dan diamalkan.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ، وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوبُ إلَيْكَ
Asyhadu an lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lahū, wa asyhadu anna Muhammadan abduhū wa rasūluhū. Allāhummaj’alnī minat tawwābīna, waj’alnī minal mutathahhirīna. Subhānakallāhumma wa bi hamdika asyhadu an lā ilāha illā anta, astaghfiruka, wa atūbu ilayka.
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Ya Allah jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang bertobat. Dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang suci. Maha Suci Engkau Ya Allah, segala pujian untuk-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau dan aku meminta ampunan dan bertaubat pada-Mu.”
Bacaan Niat dan Tata Cara Wudu
Seperti yang sudah disebutkan, wudu harus dilaksanakan sesuai dengan syariah. Sebelum berwudu, ada niat yang harus dibaca sebagai berikut.
نَوَيْتُ الْوُضُوءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى .
Nawaitul wudluu-a liraf-'il hadatsil ash ghari fardlan lillaahi ta'aala.
Artinya: "Aku niat berwudu untuk menghilangkan hadas kecil, fardu karena Allah".
Berikut adalah tata cara wudu.
Membaca basmalah dengan lisan
Membasuh telapak tangan sebanyak 3 kali hingga ke sela-sela jari
Berkumur sebanyak 3 kali
Membersihkan lubang hidung 3 kali dengan cara menghirup air lalu mengeluarkannya lagi
Membasuh wajah 3 kali secara menyeluruh dari ujung kepala hingga mengenai rambut dan ke bawah dagu. Pada tahap ini, baca niat wudu
Membasuh kedua tangan sampai siku 3 kali
Mengusap sebagian kepala 3 kali
Mengusap kedua telinga 3 kali
Membasuh kedua kaki hingga mata kaki 3 kali
Membaca doa setelah wudu.
Baca juga: Sholat Dhuha Berapa Rakaat? Ini Tata Cara dan Keutamaannya
Doa sesudah wudhu, Arab, Latin, dan artinya tersebut bisa dicatat dan diamalkan. Jadikan tata cara wudu tersebut sebagai panduan. (KRIS)
