Dzikir Setelah Sholat Isya agar Rezeki Lancar: Arab, Latin, dan Artinya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zikir merupakan ibadah sunah dengan segudang keutamaan. Zikir dapat dilakukan kapan pun. Salah satunya dzikir setelah sholat isya agar rezeki lancar.
Zikir dilakukan oleh umat muslim untuk mengingat Allah. Selain mengingat Allah, ternyata zikir juga merupakan sumber pahala dan memiliki berbagai keutamaan.
Ketahui Bacaan Dzikir Setelah Sholat Isya agar Rezeki Lancar
Menurut Energi Dzikir: Menenteramkan Jiwa Membangkitkan Optimisme, Amin dan Al-Fandi (2024:35), sesungguhnya berzikir kepada Allah Adalah ibadah sunah yang tak terbatas ruang dan waktu, artinya bahwa untuk mengingat Allah boleh dilaksanakan kapan pun dan di mana pun kita berada termasuk setelah selesai menjalankan salat isya.
Zikir dibaca karena memiliki berbagai keutamaan. Salah satunya adalah mempermudah segala urusan. Termasuk memudahkan saat mencari rezeki. Berikut dzikir setelah sholat isya agar rezeki lancar lengkap dengan bahasa Arab, Latin, dan artinya.
1. Istigfar 3 Kali
أَسْتَغْفِرُ الله العظيم x٣
Arab-Latin: Astaghfirullah (3 kali)
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”
2. Zikir Allahuma Antas-Saalam
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ.
Arab-Latin: Allahumma antas-salaam wa minkas-salaam tabaarakta yaa dzal-Jalaali wal-Ikraam
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Damai dan dari-Mu (datang) kedamaian; Maha pemilik segala keberkahan wahai Allah, Tuhan pemilik keagungan dan kemuliaan."
3. Zikir Laa Ilaaha Illallahu Wahdahu Laa Syariika Lahu
لا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ. لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، لَهُ النَّعْمَةُ وَ لَهُ الْفَضْلُ وَ لَهُ التَّنَاءُ الحَسَنُ. لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينُ وَ لَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ.
Arab-Latin: Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu biyadihil-khairi, wa huwa 'alaa kulli syai'in qwadiir. Laa haula wa laa quwwata illaa billaahi, laa ilaaha illallahu, wa laa na'budu illaa iyyahu, lahun-ni'mah wa lahul fadhlu wa lahuts-tasanaa 'ul-husna, laa ilaaha illallaahu mukhlishiina lahud-diina wa law karihal-kaafiruuna.
Artinya: "Tiada Tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan pujian, di tangan-Nya kebaikan, Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah dan kami tidak beribadah kecuali kepada Allah, milik-Nya-lah segala kenikmatan, karunia, dan sanjungan yang baik, tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, kami mengikhlaskan agama untuk-Nya, walaupun orang-orang kafir benci."
4. Zikir Allahumma Laa Maani'a Limaa A'thaita
اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدَّ مِنْكَ الجد
Arab-Latin: Allahumma laa maani'a limaa a'thaita walaa mu'athiya limaa mana'tha wa laa yanfa'u dzal-jaddu minkal jaddu.
Artinya: "Ya Allah tidak ada satu pun yang dapat menghalangi apa saja yang telah Engkau berikan, dan tidak ada satu pun yang mampu memberi apa saja yang Engkau cegah, dan tidak ada satu pun kekayaan yang dimiliki seseorang dapat berguna untuk menyelamatkan dari-Mu."
5. Ayat Kursi
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ٢٥٥
Arab-Latin: Allaahu laa ilaaha illaa huw, al-hayyul-qayyuum, laa ta'khudzuhuu sinatuw wa laa na'uum, lahuu maa fis-samaawaati wa maa fil-ardl, man dzalladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi'idznih, ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yuhiithuuna bisyai'im min 'ilmihii illaa bimaa syaa', wasi'a kursiyyuhus-samaawaati wal-ardl, wa laa ya'uuduhuu hifdhuhumaa, wa huwal-'aliyyul-'adhiim
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung." (QS Al-Baqarah: 255)
6. Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Laa ilaaha illallaahu
سُبْحَانَ اللهِ ۳۳× . الْحَمْدُ لِلهِ ۳۳× اللهُ أَكْبَرُ ۳۳× . لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لا شَريكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلَّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Arab-Latin: Subhaanallah (33 kali), Alhamdulillaah (33 kali), Allahu akbar (33 kali). Laa ilaahaillahu wahdahu laa syariika lahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir.
Artinya: "Mahasuci Allah (33 kali), segala puji bagi Allah (33 kali), Allah Maha Besar (33 kali). Tiada sesembahan selain Allah semata dan satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kerajaan dan kekuasaan, milik-Nya pula setiap pujian, dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Baca juga: Dzikir Harian Imam Ghazali: Arab, Latin, dan Artinya
Itu tadi adalah dzikir setelah sholat isya agar rezeki lancar. Jangan lupa untuk berzikir untuk mendapatkan berbagai keutamaannya. (FAR)
