Konten dari Pengguna

Hukum Puasa di Hari Jumat beserta Dalil dan Ketentuannya

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk hukum puasa di hari Jumat. Sumber: pexels.com/Alena Darmel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk hukum puasa di hari Jumat. Sumber: pexels.com/Alena Darmel

Hukum puasa di hari Jumat penting untuk dipahami umat muslim agar mengetahui boleh tidaknya ketentuan puasa di hari Jumat. Hari Jumat adalah hari yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada hari itu, kaum muslim pria melaksanakan salah Jumat.

Masih banyak yang belum mengetahui bagaimana ketentuan berpuasa di hari Jumat. Oleh karena itu, sangat penting memahami ketentuan berpuasa di hari Jumat agar dapat melaksanakan puasa di hari yang tepat.

Hukum Puasa di Hari Jumat dalam Islam

Ilustrasi untuk hukum puasa di hari Jumat. Sumber: pexels.com/Thirdman

Hukum puasa di hari Jumat adalah makruh. Menurut buku Panduan Praktis Ibadah Puasa oleh Drs. E. Syamsudin dan Ahmad Syahirul Alim (2022: 74), jumhur ulama beperndapat bahwa makruh hukumnya berpuasa khusus di hari Jumat. Maksud mengkhususkan adalah hanya berpuasa di hari Jumat tanpa berniat mengerjakan puasa di hari lainnya.

Berikut ini dalil hadits larangan Rasulullah Saw. yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:

"Janganlah seseorang di antara kalian berpuasa di hari Jumat, kecuali jika berpuasa sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya." (HR. Bukhari Muslim)

Dengan demikian, tidak termasuk hal makruh jika misalnya terbiasa berpuasa Daud lalu bertepatan dengan hari Jumat atau puasa di hari Jumat bertepatan dengan puasa Ayyamul Bidh.

Hikmah dari dimakruhkannya puasa di hari Jumat adalah karena hari Jumat merupakan hari raya kecil bagi umat Islam setiap pekannya. Oleh karena itu, dilarang berpuasa di hari Jumat sebagaimana dilarang berpuasa pada hari raya sebenarnya.

Keistimewaan Hari Jumat

Ilustrasi Hukum Puasa di Hari Jumat, Sumber Unsplash Jonathan Greenaway

Hari Jumat adalah hari yang sangat istimewa bagi umat muslim. Menurut buku Siapa berpuasa Dimudahkan Urusannya oleh Khalifa Zain Nasrullah (2023: 124), menurut para ulama, hari Jumat sebaiknya digunakan untuk memperbanyak doa, dzikir, dan beribadah.

Firman Allah Swt dalam Surat Al Jumuah ayat 9-10:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اِذَا نُوۡدِىَ لِلصَّلٰوةِ مِنۡ يَّوۡمِ الۡجُمُعَةِ فَاسۡعَوۡا اِلٰى ذِكۡرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الۡبَيۡعَ​ ؕ ذٰ لِكُمۡ خَيۡرٌ لَّـكُمۡ اِنۡ كُنۡتُمۡ تَعۡلَمُوۡنَ‏ ٩ فَاِذَا قُضِيَتِ الصَّلٰوةُ فَانْتَشِرُوۡا فِى الۡاَرۡضِ وَابۡتَغُوۡا مِنۡ فَضۡلِ اللّٰهِ وَاذۡكُرُوا اللّٰهَ كَثِيۡرًا لَّعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُوۡنَ‏ ١٠

"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan salat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak agar kamu beruntung." (QS. Al Jumuah (62): 9-10).

Baca juga: Niat Sholat Sunnah Jumat, Makna, dan Keutamannya

Demikian penjelasan mengenai hukum puasa di hari Jumat. Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa jumhur ulama berpendapat bahwa berpuasa di hari Jumat hukumnya adalah makruh jika seseorang hanya berpuasa di hari Jumat dan tidak berpuasa di hari sebelumnya atau sesudahnya. Semoga bermanfaat. (IND)