Kenapa Malam Lailatul Qadar Disebut Malam Seribu Bulan? Ini Alasannya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa malam Lailatul Qadar disebut malam seribu bulan? Hal tersebut karena pada momen Lailatul Qadar, terdapat berbagai keutamaan dan kemuliaan yang sangat berlimpah.
Keutamaan, kemuliaan, serta keberkahan yang ada dalam Lailatul Qadar tentunya tak didapatkan dengan percuma. Umat muslim perlu menunaikan amalan-amalan kebaikan untuk meraih keutamaan tersebut.
Alasan Kenapa Malam Lailatul Qadar Disebut Malam Seribu Bulan dan Dalilnya
Mengutip dari dalam buku berjudul Menggapai Malam Lailatul Qadar, Ahmad Rifa`i Rif`an (2013:137), salah satu keistimewaan bulan Ramadan adalah adanya Lailatul Qadar. Malam Lailatul Qadar ini sering disebut sebagai malam seribu bulan.
Kenapa malam Lailatul Qadar disebut malam seribu bulan? Lailatul Qadar dikenal sebagai malam seribu bulan sebab pada malam Lailatul Qadar memiliki nilai keutamaan yang setara dengan seribu bulan.
Keutamaan malam Lailatul Qadar tersebut dijelaskan dalam surat Al-Quran berikut ini:
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala urusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar” (QS. Al Qadar:1-5)
Berdasarkan dalil Al-Quran tersebut, dapat diketahui bahwa malam Lailatul Qadar Malam Lailatul Qadar adalah malam yang dipercaya memiliki keutamaan dan kemuliaan yang lebih banyak dibanding 1000 bulan di luar bulan Ramadan.
Hal tersebut membuat umat muslim antusias untuk memperoleh keutamaan dengan berlomba-lomba menunaikan ibadah untuk meraih pahala dan ampunan.
Untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar, umat muslim dapat menunaikan amalan berpahala sesuai dengan anjuran Rasulullah. Salah satu amalan yang dicontohkan Rasulullah yaitu membaca doa Lailatul Qadar. Anjuran membaca doa malam Lailatul Qadar tersebut dijelaskan dalam hadis sebagai berikur:
يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ « قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى
Artinya: Beliau berkata: Wahai Rasulullah, seandainya aku bertepatan dengan malam Lailatul Qadar, doa apa yang aku katakan? Beliau berkata, “Katakan: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwan fa’fu ‘anni” (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai maaf, maka maafkan aku)” (HR. Tirmidzi)
Baca juga: Apakah Boleh Sahur Jam 12 Malam? Ini Penjelasannya
Sekian pembahasan ringkas mengenai kenapa malam Lailatul Qadar disebut malam seribu bulan oleh umat muslim. Ulasan ini memperluas wawasan umat muslim dalam mengenal istilah-istilah dalam Islam. (DAP)
