Niat Sholat Syuruq, Tata Cara dan Keutamaannya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat syuruq adalah salah satu salat sunah yang diamalkan pada pagi hari, tepatnya setelah matahari terbit. Untuk melaksanakannya, tentunya perlu mengamalkan niat sholat syuruq.
Di sisi lain, seorang muslim ingin melaksanakan salat yang satu ini perlu mengetahui tata caranya. Sebab, terdapat keutamaan yang besar dari salat syuruq.
Bacaan Niat Sholat Syuruq
Secara bahasa, syuruq berasal dari kata “syarq” yang artinya timur, terbit, dan menerangi. Sedangkan secara istilah, salat syuruq adalah ibadah sunah yang dilaksanakan sebanyak dua rakaat setelah terbitnya matahari yang meninggi sepanjang tombak.
Namun, yang perlu diperhatikan adalah waktu pelaksanaanya. Meskipun namanya syuruq, tetapi agama Islam melarang umatnya untuk melaksanakan salat saat matahari terbit. Sebagaimana dalam hadis dari Uqbah bin Amir, ia berkata:
“Ada tiga waktu yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kami untuk salat atau untuk menguburkan orang yang mati di antara kami yaitu: ketika matahari terbit (menyembur) sampai meninggi, ketika matahari di atas kepala hingga tergelincir ke barat, ketika matahari akan tenggelam hingga tenggelam sempurna.” (HR. Muslim no. 831)
Sehingga dianjurkan untuk melaksanakan sekitar 10-15 menit setelah matahari terbit untuk menghindari larangan tersebut. Untuk niat sholat syuruq yang dikutip dari laman nu.or.id sebagai berikut.
Ushalli sunnatash shuruqi raka’ataini lillahi ta’ala
Artinya: "Aku niat melaksanakan salat sunah syuruq dua rakaat karena Allah Ta’ala."
Tata Cara Salat Syuruq
Adapun tata cara melaksanakan salat syuruq, yakni:
Membaca niat
Membaca Surat Al-Fatihah dan membaca Surat Ad-Dhuha di rakaat pertama serta Surat Al-Insyirah di rakaat keedua.
Rukuk
Berdiri
Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud
Membaca Tasyahud
Salam
Keutamaan Salat Syuruq
Terdapat keutamaan besar jika seorang muslim mengerjakan salat syuruq, terutama jika sebelumnya mengerjakan salat subuh berjemaah dan diam diri di tempat tersebut hingga matahari terbit seperti orang haji dan umrah secara sempurna.
Sebagaimana dalam sebuah hadis dari Abu Umamah, Rasulullah saw. bersabda:
“Barangsiapa yang mengerjakan shalat subuh dengan berjemaah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan salat sunah, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau umrah secara sempurna.” (HR. Thabrani)
Baca Juga: Sepertiga Malam Jam Berapa untuk Salat Tahajud? Inilah Penjelasannya
Itulah penjelasan tentang niat sholat syuruq, tata cara, dan keutamaannya. Dengan keutamaan, seperti orang haji dan umrah secara, maka sangat disayangkan apabila sampai terlewatkan. (MZM)
