Penjelasan Apakah Sah Mandi Wajib Hanya Membaca Niat dan Membasahi Seluruh Tubuh

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah sah mandi wajib hanya membaca niat dan membasahi seluruh tubuh? Tata cara menjalankan mandi wajib tentu perlu diketahui umat muslim secara umum.
Dengan tata cara mandi wajib ini, umat muslim dapat menunaikan mandi wajib sesuai dengan tuntunan sehingga mandi wajib yang ditunaikan bernilai sah. Sebelum mengetahui tata cara menunaikannya, penting untuk mengetahui definisi mandi wajib.
Pembahasan Apakah Sah Mandi Wajib Hanya Membaca Niat dan Membasahi Seluruh Tubuh
Mengutip dari dalam buku berjudul Fiqih, Udin Wahyudin, Fathurrahman dan Feni Fuziani (2008:18), mandi wajib adalah mandi yang hukumnya wajib atau harus dilakukan karena alasan-alasan tertentu.
Contoh alasan yang menyebabkan seseorang wajib menunaikan mandi junub atau mandi wajib, yaitu setelah menstruasi, nifas, atau bahkan berhubungan badan. Dalam membersihkan tubuh dari najis tertentu saat mandi wajib, terdapat tata cara yang perlu diperhatikan. Apakah sah mandi wajib hanya membaca niat dan membasahi seluruh tubuh?
Mengutip dari situs resmi https://jatim.nu.or.id/, terdapat beberapa poin penting dalam mandi wajib, yaitu niat dan meratakan air dari ujung rambut hingga ujung kaki, baik area yang memiliki lipatan, pangkal rambut maupun tubuh yang tampak dari luar.
Maka dari itu, mandi wajib dengan membaca niat dan membasahi seluruh tubuh dapat dikatakan sah. Lebih lengkap, tata cara menunaikan mandi wajib dibahas dalam hadis yang berbunyi sebagai berikut.
عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِى الْمَاءِ ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ
Artinya: “Dari Aisyah, istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan membasuh kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudu sebagaimana wudu untuk salat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh tubuhnya.” (HR. Bukhari No. 248 dan Muslim No. 316)
Baca juga: Niat Mandi Wajib Haid dan Tata Cara Melaksanakannya
Demikian pembahasan apakah sah mandi wajib hanya membaca niat dan membasahi seluruh tubuh. Umat muslim dapat menunaikan mandi wajib dengan baik sehingga bernilai sah. (DAP)
