Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syawal dan Keutamaannya

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Syawal adalah salah satu bulan dalam kalender Islam. Dalam bulan tersebut, terdapat berbagai amalan yang dapat dikerjakan, salah satunya puasa ayyamul bidh. Untuk melaksanakannya, tata cara puasa ayyamul bidh Bulan Syawal perlu diketahui.
Terlebih terdapat kelebihan besar dari menunaikan puasa yang satu ini. Jadi, sangat disayangkan jika sampai melewati amalan tersebut.
Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syawal
Puasa ayyamul bidh merupakan puasa yang dikerjakan setiap pertengahan bulan dalam kalender Hijriah. Kata ayyamul bidh sendiri memiliki arti hari-hari putih.
Pasalnya, hari tersebut merujuk pada malam bulan purnama yang menerangi langit dengan warna putih. Sedangkan berdasarkan bulan purnama berdasarkan kalender Hijriah terjadi di pertengahan bulan.
Oleh karena itu, puasa Ayyamul bidh dikerjakan pada pertengahan bulan, tepatnya pada 13, 14, dan 15, termasuk di Bulan Syawal. Sebagaimana dalam sebuah hadis dari Abu Dzar, Rasulullah saw. bersabda:
“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2424)
Adapun tata cara puasa ayyamul bidh seperti puasa pada umumnya, yakni menahan hawa napsu dari azan subuh sampai azan magrib. Agar kuat melaksanakannya, dianjurkan untuk menyantap makanan pada waktu sahur.
Sedangkan waktu pelaksanaannya adalah sebagai berikut.
Sabtu, 12 April 2025 M/13 Syawal 1446 H
Minggu, 13 April 2025 M/14 Syawal 1446 H
Senin, 14 April 2025 M/15 Syawal 1446 H
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syawal
Ayyamul bidh merupakan salah satu anjuran Nabi Muhammad saw. kepada umatnya. Terlebih terdapat keutamaan besar dari menunaikan puasa tersebut setiap bulannya, yakni seperti berpuasa selama satu tahun penuh.
Seperti dalam sebuah hadis dari Abdullah bin Amr bin Ash, Nabi Muhammad saw. bersabda:
“Cukup bagimu agar berpuasa tiga hari setiap bulan. Maka bagimu setiap kebaikan (dilipatgandakan) sepuluh kali. Maka itu adalah puasa dahr (setahun) penuh.” (HR. Bukhari no. 1874 dan Muslim no. 1159)
Puasa Ayyamul Bidh Digabung Puasa Syawal
Selain puasa ayyamul bidh, terdapat anjuran puasa lain di Bulan Syawal, yakni menunaikan puasa Syawal. Puasa Syawal sendiri adalah puasa yang dikerjakan selama enam hari.
Untuk waktu pelaksanaannya sendiri kapan pun selama masih di Bulan Syawal dan bukan pada tanggal 1. Pasalnya, tanggal 1 Syawal merupakan satu dari empat hari tasyrik atau dilarangnya umat Islam untuk mengerjakan puasa.
Artinya, umat Islam dapat menggabungkan antara puasa Ayyamul bidh dan puasa Syawal secara bersamaan yang dikenal dengan “at-Tasyrik fin Niyah” atau “Tadakhul an-Niyah” (menggabungkan niat).
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis
Demikian penjelasan tentang tata cara puasa ayyamul bidh Bulan Syawal dan keutamaannya. Semoga penjelasan di atas dapat membantu untuk mengerjakan salah satu amalan yang dianjurkan Nabi Muhammad saw. (MZM)
