Konten dari Pengguna

Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh yang Dilakukan Setiap Tengah Bulan

Bacaan Doa

Bacaan Doa

Akun yang khusus membahas tentang doa-doa Islami

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bacaan Doa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh   Sumber Unsplash/Madrosah Sunnah
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh Sumber Unsplash/Madrosah Sunnah

Ayyamul Bidh adalah puasa yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw sebagai amalan sunah. Agar bernilai ibadah, tata cara puasa Ayyamul Bidh perlu diketahui sebagai syarat sah pelaksanaannya.

Berdasarkan buku Tak Henti Engkau Berlari Dikejar Rezeki, Taufiq FR (2020:69), Ayyamul Bidh adalah puasa 3 hari di pertengahan bulan. Puasa sunah ini dikerjakan pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan Hijriyah.

Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh bagi Umat Muslim

Ilustrasi Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh Sumber Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Tata cara puasa Ayyamul Bidh hampir sama dengan puasa sunah lainnya. Berikut ini adalah panduan pelaksanaannya bagi umat Islam.

  1. Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan.

  2. Puasa Ayyamul Bidh dapat dilaksanakan secara berurutan selama tiga hari, dan juga dapat dilaksanakan secara berkala.

  3. Syekh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, dalam Majmu' Fatwa wa Rasail, berkata, "Seorang boleh berpuasa pada awal bulan, pertengahannya, ataupun di akhirnya secara berurutan atau terpisah-pisah. Tetapi, yang paling afdal dilaksanakan pada Ayyamul Bidh."

  4. Menjaga dari hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

  5. Makan sahur dianjurkan karena memberikan energi untuk menjalankan ibadah puasa Ayyamul Bidh.

  6. Memperbanyak ibadah saat berpuasa Ayyamul Bidh. Umat muslim dianjurkan untuk membaca Al-Qur'an, berzikir, sedekah, serta melakukan amal kebaikan lainnya.

  7. Menyegerakan berbuka puasa. Ketika waktu Magrib tiba, umat muslim disunahkan untuk segera berbuka untuk mengakhiri puasa sunah yang dilakukan.

  8. Niat puasa Ayyamul Bidh boleh dilaksanakan setelah terbit fajar, jika belum makan, minum, dan selama tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Berbeda dengan puasa wajib, maka niatnya harus dilakukan sebelum fajar.

  9. Puasa Ayyamul Bidh diawali dengan membaca niat pada malam hari hingga datangnya waktu Subuh. Adapun bacaan niat puasa Ayyamul Bidh adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ayyaamil baidhi sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat puasa pada Hari-hari Putih, sunah karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh Lengkap dengan Waktu Melaksanakannya

Tata cara puasa Ayyamul Bidh tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan puasa sunah lainnya. Perbedaannya hanya terletak pada niat puasa Ayyamul Bidh yang dibaca sejak waktu malam hingga terbit fajar.(DK)