Mahasiswa Telkom University Membuat Terobosan Baru Untuk Penderita Osteoporosis

Seorang mahasiswa S1 Teknik Biomedis Institut Teknologi Telkom Purwokerto
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari BAGUS SATRIA NURPRIYANTO tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Telkom University Ciptakan Hidrogel Untuk Pendertita Osteoporosis
Tim Hydro-Seekers Telkom University adalah salah satu tim penerima pendanaan dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tim Hydro-Seekers ini diketuai oleh Bagus Satria Nurpriyanto dan dengan tiga anggota lainnya yaitu Rheynaldi Wijaya, Wimar Ardhi Mulyana, dan Salwa Tegar Cahaya Maharani. Mereka mengangkat tema penelitian di bidang kesehatan yang berfokus pada Osteoporosis. Penyakit osteoporosis di angkat, dilatar belakangi dengan adanya prevalensi penderita osteoporosis di Indonesia mencapai 10% dan diprediksi prevalensi osteoporosis pada tahun 2050 di seluruh dunia akan meningkat pada pria sebesar 310% dan pada wanita sebesar 240%.
Selain angka prevalensi yang meningkat, para mahasiswa juga peduli pada penderita osteoporosis karena solusi yang berkembang saat ini masih belum tepat. Solusi seperti transplantasi jaringan memiliki keterbatasan persedian dan terkadang menimbulkan respon penolakan pada tubuh penderita osteoporosis. Solusi menggunakan terapi bisfosfonat juga dinilai belum tepat dikarenakan masih memiliki beberapa efek samping kepada penderita. Oleh karena itu, tim Hydro-Seekers Telkom University ini memiliki solusi terbarukan menggunakan hidrogel.
Mungkin dikalangan masyarakat Indonesia, hidrogel ini masih terdengar asing. Yuk kenalan apa itu hidrogel? Hidrogel adalah suatu jaringan berbentuk tiga dimensi yang memiliki kemampuan dalam menahan air dengan jumlah yang cukup besar serta mempunyai karakteristik spesifik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal salah satunya adalah osteoporosis. Hidrogel yang dikembangkan oleh para mahasiswa Telkom University ini berupa hidrogel berbahan dasar Carboxymethylcellulose (CMC), Asam Hailuronat, dan Hidroksiapatit.
Pemilihan bahan dasar tersebut didasari oleh CMC yang memiliki sifat toksik yang rendah. Kemudian, asam hialuronat dipilih karena dapat berperan dalam terjadinya regenerasi jaringan tulang serta pemilihan hidroksiapatit yang dapat meningkatkan pembentukan tulang. Bahkan bahan seperti hidroksiapatit tersebut memiliki komposisi yang sama seperti tulang aslinya. Atas dasar pemilihan bahan-bahan tersebut tentunya dapat menjadi solusi untuk penderita osteoporosis karena sifatnya yang sangat baik untuk tulang.
Kegiatan pelaksanaan riset yang dilakukan oleh tim Hydro-Seekers masih terus dilakukan. Ingin mengetahui lebih dalam mengenai kegiatan riset yang dilakukan?? Dapat ikuti sosial media kami di Instagram, Tiktok, maupun Youtube dengan username @hydro_seekers
