Panggung Kecil, Langkah Besar: Dampak Nyata PAUD di Bojonggede

Bergerak setiap hari dengan beragam cara untuk menjaga kesehatan ibu dan balita. Berdiri sejak 2001
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Yayasan Balita Sehat Indonesia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bojonggede (1 Juli 2025) – Suasana meriah menyelimuti halaman PAUD Sehat Ceria saat kegiatan pelepasan siswa-siswi tahun ajaran 2024/2025 digelar. Di atas panggung kecil di teras sekolah, anak-anak mengenakan setelan hitam putih, menampilkan pertunjukan tarian, nyanyian, dan pidato kecil dengan percaya diri di hadapan orang tua, guru, dan tamu undangan, Rabu (18/06).
“Senang banget sekolah di sini karena banyak kegiatan. Hari ini aku menari Trio Kwek Kwek, seru banget!” ujar Hana (7 tahun), sambil tersenyum usai tampil dengan baju merah muda.
Meski berdiri di panggung kecil, acara ini menjadi momen istimewa bagi dua puluh dua anak yang lulus hari itu. Acara pelepasan menjadi tonggak langkah besar selanjutnya untuk melanjutkan jenjang pendidikan dasar sekaligus menjadi refleksi bagi para orang tua dan guru yang telah mendampingi proses tumbuh kembang mereka selama masa pendidikan anak usia dini.
Ibu Titin, orang tua dari salah satu lulusan, menyampaikan rasa syukurnya atas perkembangan anaknya selama di PAUD Sehat Ceria.
“Anak saya awalnya sama sekali belum mengenal huruf. Usianya waktu itu sudah 6 tahun. Tapi di sini, dengan pendekatan yang sabar dan menyenangkan, sekarang ia sudah lancar membaca. Saya bangga dan terharu,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pak Gilang (bukan nama sebenarnya) turut menyaksikan putrinya yang berusia empat setengah tahun tampil dengan penuh percaya diri di atas panggung. Ia mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponselnya.
“Yang pasti selama setahun sekolah, anak saya lebih berani, lebih percaya diri buat tampil dan bermain sama teman-teman yang lain. Harapannya mau lihat perkembangan selanjutnya setelah sekolah di sini, kita dampingi lanjut di rumah,” ungkapnya.
Pendidikan Anak Usia Dini: Fondasi Masa Depan
Pendidikan anak usia dini bukan sekadar langkah awal, tetapi fondasi penting bagi masa depan anak. Di PAUD Sehat Ceria, proses ini dijalani dengan pendekatan yang ramah, menyenangkan, dan penuh kasih sayang.
Sebagai lembaga di bawah naungan Yayasan Balita Sehat, PAUD Sehat Ceria menjadikan prinsip inklusi dan pendekatan berbasis komunitas sebagai inti pembelajaran. Anak-anak diajak belajar
melalui bermain, mengenal emosi, berinteraksi sosial, dan membentuk tanggung jawab serta empati sejak dini.
PAUD ini juga dikenal sebagai sekolah yang terbuka bagi semua anak, tanpa memandang latar belakang sosial maupun kemampuan. Melalui kegiatan ini, PAUD Sehat Ceria kembali menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan layanan pendidikan anak usia dini yang bermutu, inklusif, dan menyenangkan.
Dengan dukungan dari orang tua, komunitas, dan yayasan, sekolah ini berharap bisa terus menjadi ruang awal yang sehat, aman, dan penuh semangat bagi anak-anak untuk melangkah ke masa depan.
“Kami membentuk karakter anak-anak agar siap masuk ke jenjang lebih tinggi. Semua anak dirangkul tanpa pilih kasih. Dan kami mengajak para orang tua untuk terus mendampingi anak-anak di rumah,” ujar Kepala Sekolah, Bu Nung.
Dengan “Kurikulum Merdeka”, PAUD Sehat Ceria menerapkan kegiatan bermain sambil belajar sesuai tahapan usia yang melibatkan kegiatan stimulasi perkembangan, pembelajaran kemandirian, penguatan gizi melalui makanan sehat dan pemeriksaan rutin, serta penanaman nilai sosial, keagamaan, dan kesadaran lingkungan.
Anak-anak juga diajak menanam, memilah sampah, dan memanfaatkan kembali limbah untuk membuat kreasi bermain yang semuanya menguatkan kesadaran anak-anak akan pentingnya keberlanjutan sejak usia dini.
11 Tahun Eksistensi di Mata Warga
Selama 11 tahun berdiri, PAUD Sehat Ceria telah menjadi satu-satunya lembaga pendidikan anak usia dini yang konsisten hadir dan dipercaya warga RW 10 Bojonggede. Hingga kini, sudah 257 anak telah menapaki masa emas pertumbuhannya melalui PAUD ini. Sebuah capaian yang merefleksikan bagaimana pendidikan anak usia dini yang inklusif dan penuh kasih mampu mengubah wajah pendidikan di lingkungan sekitarnya.
“Terima kasih kepada Yayasan Balita Sehat yang sudah mendukung pendidikan di wilayah kami. Saya mengikuti sejak awal PAUD ini berdiri. Dulu banyak warga yang tidak mampu menyekolahkan anaknya ke TK. Alhamdulillah, dengan adanya PAUD ini, anak-anak di RW 10 bisa mendapat pendidikan. Sekarang banyak lulusan PAUD ini yang berprestasi di SD, jadi makin banyak orang tua yang tertarik menyekolahkan anaknya di sini. Menurut saya, ini sangat bagus,” ujar Janilani Kurniawan, Ketua RT RW 10 Bojonggede.
