Siswa SD di Sorong Selatan Terpaksa Belajar di Ruang Kelas yang Rusak

Para siswa dan guru Sekolah Dasar (SD) Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Keyen, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat, memilih untuk tetap melakukan kegiatan belajar mengajar di ruangan kelas yang sudah rusak parah.
Kepala Sekolah SD YPK Keyen, Sara Kambu, menuturkan para guru dan siswa masih menjalankan kegiatan belajar di ruangan kelas yang rusak karena kurangnya ruang kelas.
"Kita kekurangan ruang belajar untuk para siswa sehingga bangunan sekolah yang sudah rusak parah masih tetap digunakan," ujar Sara ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/4).
Sara melanjutkan, SD YPK Keyen tidak memiliki gedung tambahan lain, sehingga gedung yang sudah rusak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
"Ruang kelas yang ada tidak cukup menampung para siswa, kita masih mengalami kekurangan ruangan, jadi walaupun gedungnya rusak parah tetap digunakan," ungkapnya.
Pantauan wartawan, tiga ruang kelas mengalami kerusakan cukup parah di antaranya di bagian plafon sekolah, dan juga bangunan sekolah tersebut. Parahnya lagi, lantai sekolah yang terpasang dengan keramik sudah hancur.
Menurut Sara, rusaknya sekolah tersebut dikarenakan konstruksi dasar bangunan tidak dibuat dengan baik. "Masalah utama di antaranya konstruksi bangunan sekolah yang awalnya tidak dibuat dengan baik," tutup Sara.
Pewarta: Fransiskus X.Ea
