Cara Mudah Berkunjung ke Museum Konferensi Asia Afrika Bandung

Foto Presiden pertama RI Sukarno di Museum KAA, Bandung. (Iman Herdiana)
BANDUNG, bandungkiwari – Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) atau Gedung Merdeka tepat jika menjadi primadona wisata dalam kota Bandung. Bagian luar Gedung bagus buat berswafoto alias selfie, sedangkan bagian dalamnya kaya akan nilai sejarah.
Bagaimana jika ingin mengunjungi museum yang menjadi saksi bisu perhelatan dunia Konferensi Asia Afrika 1955 lalu itu? Caranya cukup mudah. Dalam brosur “Prosedur Reservasi Kunjungan Kelompok Museum Konferensi Asia Afrika” yang didapat Bandungkiwari.com disebutkan, ada empat langkah yang harus dilakukan untuk kunjungan.
Pertama, mengirimkan surat elektronik atau email permohonan izin kunjungan ke reservasi.mkaa@kemlu.go.id. Kenapa kemlu? Karena museum ini di bawah otoritas Kementerian Luar Negeri meski alamatnya di Bandung.
Kedua, tunggu balasan dari pihak museum. Karena sistemnya online, balasan ini tidak akan lama sampai berminggu-minggu, tapi cukup tunggu 2x24 jam saja. Ketiga, Anda harus periksa surel Anda. Apabila disetujui, perhatikan lampiran tata tertib pengunjung dan bawalah bukti kunjungan yang telah disetujui.
Jika pihak museum menyetujui, Anda tinggal siap-siap datang ke gedung bersejarah itu. Di dalam gedung, Anda bakal bisa menyimak perjalanan bangsa-bangsa dunia dalam meraih kemerdekaannya setelah mengikuti KAA. Ada edukator yang akan memandu dan memberikan informasi seputar KAA.
Salah seorang edukatornya ialah Ginanjar Legiansyah yang fasih dan ramah menjelaskan detail-detail KAA baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Museum KAA sering didatangi turis mancanegara, sehingga untuk memandu mereka, maka edukator menerangkannya dalam bahasa Inggris.
Apabila reservasi Anda belum disetujui, perhatikan saran tanggal kunjungan yang ditawarkan pihak museum untuk reservasi ulang. Dan terakhir, brosur kunjungan tersebut menegaskan, “Museum KAA tidak memungut biaya apa pun.” Dengan kata lain, kunjungan ke Museum KAA gratis.
Perhatikan pula hari yang bisa dipakai untuk berkunjung. Museum KAA tutup pada hari Senin. Museum ini buka dari Selasa sampai Kamis mulai pukul 08.00 - 16.00 WIB. Sedangkan Jumat buka pukul 14.00 - 16.00 WIB. Dan Sabtu - Minggu buka mulai pukul 09.00 - 16.00 WIB. Anda tinggal pilih mau hari yang mana.
Jika ingin kenyang menjelajah museum, sebaiknya jam kunjungan dipilih seawal mungkin, misalnya pagi atau setelah jam istirahat siang. Dengan begitu, pemandu akan lebih leluasa memberikan pelayanan informasi seputar KAA.
Ginanjar Legiansyah menjelaskan, secara umum kunjungan ke Museum KAA terdiri dari tiga rangkaian. “Ke ruang pameran, ruang pemutaran film, dan ruang konferensi sebagai puncak kunjungan,” jelas Ginanjar Legiansyah, saat berbincang dengan Bandungkiwari.
Nah, bagi yang penasaran dengan Museum KAA, silakan mulai reservasi. Selamat berkunjung. (Iman Herdiana)
