Konten Media Partner

Kim: Persib Jadi Klub Pertama yang Punya Tim Satelit

BandungKiwari

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gelandang Persib Kim Jeffrey Kurniawan. (Ananda Gabriel)
zoom-in-whitePerbesar
Gelandang Persib Kim Jeffrey Kurniawan. (Ananda Gabriel)

BANDUNG, bandungkiwari - Manajemen Persib Bandung membeli Blitar United. Klub yang bermarkas di Jawa Timur itu akan berganti nama menjadi Persib B dan akan berkompetisi di Liga 2 2019.

Pembentukan klub satelit Persib B bukan rencana baru. Wacana ini sudah mengemuka sejak 2017 silam.

Menyadari bahwa sepak bola di Jawa Barat sebagai basis utama Maung Bandung, Persib B diharapkan menjadi klub yang dapat menampung potensi pemain lokal.

Pembentukan tim satelit mendapat dukungan penuh dari gelandang Persib Bandung Kim Jeffrey Kurniawan. Kim yang sudah mengenyam sepak bola Jerman, menuturkan di Eropa sudah tradisi sebuah klub besar memilki tim satelit.

“Saya kan dari Jerman, semenjak saya lahir sudah ada seperti itu. Jadi setiap klub profesional sudah punya tim satelit,” kata pria blasteran Jerman tersebut, saat ditemui Bandungkiwari usai berlatih di Stadion Arcamanik Bandung, Selasa (11/5).

Kim lalu menurutkan pengalamannya di negeri Panzer. Di sana, klub raksasa FC Bayren Munchen punya tim satelit FC Bayern Munchen II yang tampil di Divisi 3.

Malah menurutnya Persib seharusnya sejak dulu punya tim satelit. Posisi tim satelit penting bagi perkembangan klub. “Kalau menurut saya itu rencana yang sangat bagus dan seharusnya sudah dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya,” kata Kim.

Ia pun senang di Persib jadi klub pertama yang punya klub satelit. “Kita sebagai pemain sangat mendukung rencana seperti itu,” katanya.

Salah satu fungsi tim satelit, kata dia, bisa menjadi tempat berlatih pemain klub utama. Misalnya, menjadi tempat adaptasi bagi pemain yang baru pemulihan dari cedera. “Karena kadang-kadang seperti tahun lalu saya pun pas saya cedera untuk kembali bisa mengisi di situ juga sebenarnya,” kata Kim.

Walau level klub tim satelit berada di bawah tim utama, Kim melihat hal itu sebagai sesuatu yang positif. Sebab, bagi pemain yang sudah pulih dari cedera membutuhkan waktu untuk mengejar kebugaran.

“Mungkin karena kondisi fisik belum siap untuk 90 menit atau pun beberapa menit untuk lawan yang selevel jadi main dulu di tim B,” ujarnya.

Menurut Kim, pemain dapat menit bermain di latihan berbeda dengan menit bermain di pertandingan. “Jadi akan sangat membantu juga untuk pemain yang cedera lama untuk waktu kembali,” katanya. (Ananda Gabriel)