kumparan
11 Sep 2019 8:40 WIB

Video: Bandung Readers Festival

BANDUNG, bandungkiwari - Usai sudah gelaran Bandung Readers Festival 2019. Kegiatan selama lima hari yang tersebar di lima tempat di Kota Bandung ini diharapkan bisa menularkan kemampuan literasi warga Bandung, terutama menangkal hoaks yang saat ini terus merajalela.
ADVERTISEMENT
Menurut Koordinator Program Bandung Readers Festival (BRF) 2019, Galuh Pangestri Larashati, festival ini bukan satu-satunya hal yang berperan dalam peningkatan taraf literasi masyarakat. Pada dasarnya, sudah banyak kegiatan serta semangat literasi di Kota Bandung. “(Karena itu) saya tidak setuju kalau dibilang, bahwa tingkat literasi masyarakat Bandung itu rendah," tutur Galuh.
Acara ini digelar di IFI Bandung, NuArt Sculpture Park, Rumah The Panasdalam, Abraham and Smith HQ, serta Museum Gedung Sate.
Video
Selain menjadi tempat pertemuan bagi para pecinta literasi, terdapat berbagai hal lain yang menjadikan BRF 2019 penting untuk diselenggarakan. Salah satunya adalah maraknya penyebaran hoaks pada era ini. Sehingga, BRF 2019 diharapkan dapat mengasah ketajaman berpikir dari konsumen literasi dalam membaca suatu teks.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Galuh juga menyebutkan, ketika seseorang bisa membaca dengan baik, maka bisa dipastikan orang tersebut juga bisa menulis dengan baik. Kegiatan ini pun diharapkan tidak hanya berakhir sebagai sebuah acara (event), tetapi juga bisa menjadi sebuah gerakan (movement). (Assyifa)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan