Konten Media Partner

2021, Barito Kuala Kebut Pembangunan Infrastruktur

banjarhits

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jembatan Rumpiang di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala. Foto: Pemkab Batola
zoom-in-whitePerbesar
Jembatan Rumpiang di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala. Foto: Pemkab Batola

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala selenggarakan konsultasi publik menyangkut Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2021. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Barito Kuala Hj. Noormiliyani AS, Kamis (16/1/2020).

Selain Noormiliyani, konsultasi publik dihadiri Wakil Bupati Barito Kuala H. Rahmadian Noor, Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala Saleh, Kepala SKPD, camat di Kabupaten Barito Kuala, tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan di Batola.

Sesuai dengan peraturan Bupati Nomor 64 Tahun 2019 tentang sistem perencanaan Pembangunan Daerah (SPPD) Kabupaten Barito Kuala, maka dalam penyusunan RKPD Tahun 2021 perlu diadakan rancangan awal RKPD 2021, salah satunya sosialisasi di Aula Selidah Marabahan.

Penyusunan RKPD Tahun 2021 sendiri menyesuaikan dengan Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Barito Kuala 2017-2020.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Barito Kuala, Zulkifli, menyampaikan penyelenggaraan sosialisasi diharapkan dapat mendapat masukan dan saran dalam penyempurnaan rancangan awal RKPD 2021

“Melalui sosialisasi ini nantinya akan disepakati program dan kegiatan prioritas SKPD tahun 2021,” terang Zulkifli lewat siaran pers, Sabtu (18/1/2020).

Bupati Barito Kuala H. Noormiliyani AS mengapresiasi konsultasi publik rancangan awal RKPD tahun 2021. Bupati mengingatkan bahwa 2021 memiliki makna yang sangat strategis dan sangat menentukan agar target kinerja pembangunan jangka menengah dapat direleasisasikan hingga tahun 2022, sesuai periodesasi RPJMD 2017-2022.

“Saya berharap pada kesempatan ini seluruh SKPD dapat memprioritaskan program-program kerja yang dapat bermanfaat banyak dan dirasakan langsung oleh masyarakat Batola,” terang Noormiliyani.

Menurut dia, pembangunan konektifitas dan infrastruktur Kecamatan Kuripan, Tabukan, Bakumpai, Marabahan (KOTA BAMARA) harus segera diselesaikan dan berfungsi optimal. Begitu pula dengan pembangunan wahana wisata di Barito Kuala yaitu Jejangkit Eco Park agar dapat diselesaikan sebelum 2022.

“Para pimpinan SKPD saya harap dapat bersinergitas hingga tingkat perangkat Desa, sehingga pembangunan dapat tersinergi dan optimal dirasakan masyarakat,” tambah Bupati.

Acara kemudian berlanjut dengan diskusi antar SKPD dan Camat di Barito Kuala. Kepala SKPD saling memberi masukan dan ditanggapi langsung oleh Kepala Bappelitbang Zulkifli. (adv)