Besok, Akses Jembatan Alalak 1 Ditutup

Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin resmi menutup akses Jembatan Alalak 1 (Kayu Tangi Ujung) pada Minggu (24/3/2019), setelah tertunda satu bulan dari rencana semula pada 24 Februari lalu. Dishub mesti menutup jembatan ini karena pengerjaan renovasi jembatan selama dua tahun ke depan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik, mengatakan hari pertama penutupan lewat simulasi sistem satu arah pada empat ruas jalan di Kecamatan anjarmasin Utara, seperti Jalan Cemara Raya, Cemara Ujung, Adhyaksa, dan Tembus Perumnas.
"Besok mulai simulasi. Jadi sejak besok pula kami tutup jalur lalu lintas di atas Jembatan Alalak satu ini, karena saat ini pun penutupan jalan itu sudah tertunda selama satu bulan sejak jadwal awal tanggal 24 Februari kemarin ," ucap Ichwan Noor kepada wartawan banjarhits.id, Zahidi, Sabtu (23/3).
Pihaknya akan menurunkan personel secukupnya untuk mengatur arus lalu lintas saat simulasi berjalan. "Secukupnya, ya berapa cukup kami turunkan jadi flexibel saja. Karena ini juga sudah disosialisasikan sejak bulan Januari juga, artinya masyarakat juga sudah banyak mengetahui," ujar Ichwan.
Arus kendaraan dari dan ke Banjarmasin – Barito Kuala dialihkan lewat Jembatan Alalak 2. Sebelumnya Balai Besar Pembangunan Jalan XI Kalimantan, Dishub Kota Banjarmasin, dan Dishub Barito Kuala menjadwalkan penutupan akses lalu lintas pada Jembatan Alalak satu dimulai pada 25 Februari lalu.
Pengerjaan renovasi konstruksi Jembatan Alalak 1 butuh waktu dua tahunan, terhitung pada 25 Februari 2019 - 18 Maret 2021.
Penundaan karena utilitas infrastruktur PLN, Telkom dan pipa PDAM di sekitar tempat proyek renovasi jembatan. Infrastruktur layanan publik ini masih terpasang dan belum dipindahkan sehingga butuh waktu satu bulan memindahkannya, sebelum akses Jembatan Alalak 1 ditutup.
