Dishub Tempatkan 10 Personel Jaga Portal Jembatan Seribu

Setelah portal di Jembatan Seribu, Kelurahan Alalak, dicopot paksa orang tak bertanggung jawab, Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin kembali memasang portal di dua sisi jembatan itu. Langkah ini sebagai antisipasi mencegah truk tonase berat melewati Jembatan Seribu.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik, mengatakan pemasangan portal di Jembatan Seribu pada Minggu (10/3) dini hari. Tiang portal ini pengganti portal yang dirusak pekan lalu.
"Sudah tadi malam kami pasang kembali portal seperti sediakala setinggi 2,5 meter yang berfungsi menyaring kendaraan besar dan bermuatan berat," ucap Ichwan Noor Chalik kepada wartawan banjarhits.id, Zahidi, Minggu (10/3).
Pihaknya menempatkan 10 personel setiap hari untuk menajaga portal agar tak dirusak orang. Ia sudah melaporkan aksi perusakan portal ke kepolisian. “Kami percayakan semuanya kepada kepolisian, mereka pasti bisa menemukan pelaku pengrusakan," ujarnya.
Ichwan mengingatkan kendaraan boleh lewat jembatan itu asalkan tidak melebihi tinggi 2,5 meter dan berbobot di bawah 3,5 ton. Sebab, kata dia, konstruksi jembatan sudah mengkhawatorkan sesuai kajian Dishub Banjarmasin.
"Ini pula status jembatan cuma penghubung buat kendaraan kecil saja. Kalau dibiarkan seperti ini dilalui oleh kendaraan bermuatan besar maka kami khawatir akan runtuh jembatan nanti pemerintah lagi yang disalahkan," tandasnya.
