Konten Media Partner

Layang Badandang, Tradisi Merawat Silaturahmi Khas Banjar

banjarhits

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melepas layang-layang badandang saat festival di Desa Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten HSS pada Kamis (26/9). Foto: Humpro Kalsel
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melepas layang-layang badandang saat festival di Desa Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten HSS pada Kamis (26/9). Foto: Humpro Kalsel

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor menghadiri festival layang-layang bandandang bertempat di Desa Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pada Kamis (26/9) sore.

Tidak kurang dari 480 layang dandang ikut memeriahkan pesta rakyat itu. Satu layang dandang diantar satu hingga tiga buah mobil yang disertai pendukung. Gubernur Sahbirin Noor mengapresiasi festival layang-layang dandang sebagai hiburan masyarakat di musim kemarau.

Ia menginginkan, festival bandandang bisa dimasukkan ke dalam kalender wisata Kalimantan Selatan. Sahbirin berharap kegiatan ini terus dilaksanakan mengingat tujuan festival untuk bersilaturahmi dan mempererat tali persaudaraan.

"Mudah-mudahan acara ini terus bisa dilaksanakan karena ini warisan dari nenek moyang kita, tujuan jelasnya bersilaturahim, memperat tali silaturahmi. Selamat dan sukses festival bendandang, kegiatan ini banyak disenangi oleh rakyat kita," ucap Sahbirin Noor kepada banjarhits.id, Kamis (26/9).

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor saat melepas layang-layang badandang, Kamis (26/9).

Ketua Panitia Festival Badandang H Muhtasar mengatakan, permainan layang badandang merupakan permainan musiman yang sudah turun menurun ada di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten HSS.

“Badandang sudah ada dari dulu, tradisi kami,” ucapnya

Dirinya mengatakan, festival ini mempererat tali silaturahmi sesama pecinta layang layang dandang dan mengenalkan kepada generasi muda bahwa Kalsel memiliki tradisi layang-layang dandang.